INFO

105 Spanduk Stop Membakar Lahan Disebar Keseluruh Wilayah Kota

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini musim kemarau diprediksi akan berlangsung cukup lama. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim kemarau akan terjadi mulai Juli-September 2017.

Biasanya setiap musim kemarau, sebagian wilayah Kota Palangka Raya selalu terjadi kebakaran hutan dan lahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Agar musibah kebakaran hutan dan lahan bisa diminimalisasi, maka Pemerintah Kota Palangka Raya telah mengintruksikan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk membuat spanduk stop larangan membakar.

“Setiap SKPD diwajibkan membuat minimal tiga spanduk, lebih dari tiga malah bagus. Jadi spanduk larangan membakar hutan dan lahan itu kita sebar,” kata Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, Selasa (4/4/2017).

Khusus SKPD yang kantornya masih satu wilayah seperti di lingkungan Balai Kota dihimbau memasang spanduk di luar, misalnya di wilayah kelurahan yang daerahnya masih banyak semak belukarnya.

Sedangkan untuk SKPD yang kantornya terpisah dengan Balai Kota, seperti Dinas Pendidikan diminta untuk memasang baliho di depan kantor sehingga masyarakat yang lewat mengetahuinya.

Mofit mengatakan baliho stop membakar lahan yang dibuat dinas jika dikali 3 x 35 (total SKPD) maka jumlahnya sekitar 105 buah. “Harapan kita dengan dipasangnya baliho itu kesadaran masyarakat makin baik dalam menjaga lingkungannya,” tuturnya.

Sementara itu pantauan mediacenter.palangkaraya.go.id, khusus Dinas Perindustrian dan Perdagangan sudah memasang tiga baliho di per simpangan Mahir Mahar-Tjilik Riwut Km 10 dan simpang tiga Jalan Tjilik Riwut Km 10-Jalan Petuk Katimpun “tulis Kepala Disperindag Palangka Raya, Aratuni Djaban kepada Media Center melalui pesan WhatsApp. (MC. Isen Mulang/nai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*