INFO
218 Objek Pajak Air Bawah Tanah Tidak Aktif

218 Objek Pajak Air Bawah Tanah Tidak Aktif

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Potensi pajak air bawah tanah jika dikelola dengan baik bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup siginifikan di Kota Palangka Raya.

Namun faktanya tidak. Objek pajak air bawah tanah justru banyak yang tidak aktif. Awalnya di 2015 ada 228 titik air tanah yang aktif, namun di 2016 tinggal 12 titik yang aktif.

Begitu pula di 2017 tetap 12 titik dan 2018 berkurang lagi menjadi 10 titik. Justru di 2016 titi air tanah yang tidak bertambah banyak menjadi 203 titik.

Kemudian di 2017 bertamah 222 titik tidak aktif, dan 2018 ada 218 titik tidak aktif. Jika titik air tanah yang tidak aktif bisa aktif maka akan meningkatkan PAD.

Hal itu berdasarkan data dari Tim Ahli Analisa Potensi Pajak Daerah Kota Palangka Raya dari Universitas Brawijaya saat paparan potensi pajak daerah di Ruang Peteng Karuhei I, Senin (24/6/2019).

Tim Ahli Analisa Potensi Pajak Daerah Kota Palangka Raya dari Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Titov menyebut realisasi pajak air bawah tanah pada 2014 sebesar Rp51,2 juta, pada 2015 turun menjadi Rp22 juta, kemudian 2016 turun lagi menjadi Rp21 juta, namun pada 2017 naik menjadi Rp28,5 juta, dan naik lagi pada 2018 sebesar Rp106,4 juta. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*