INFO

562 RT berkompetisi dalam Lomba Kampung Hijau dan Bersih Kota Palangka Raya Tahun 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini Pemerintah Kota Palangka Raya menyediakan dana Rp100 juta untuk hadiah lomba kampung hijau dan bersih. Ada sekitar 562 RT yang ikut dalam penilaian, kecuali RT seluruh Kecamatan Rakumpit tidak ikut.

Muhammad Alfath, Kasi Pengelolaan Sampah pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Palangka Raya menjelaskan tidak diikutkannya seluruh RT di Kecamatan Rakumpit karena terkendala akses jalan yang sulit dan jarak yang cukup jauh untuk melakukan pemantauan setiap Minggu.

Lomba kampung hijau dan bersih ini sudah dimulai awal Maret 2017. Lomba ini terbagi dalam dua kawasan yaitu kawasan perdesaan dan kawasan perkotaan. Saat ini tim independen dari 60 mahasiswa terus melakukan pemantauan setiap minggu untuk penilaian tahap pertama (P1) hingga 31 Mei dan hasilnya baru diumumkan pada Juni 2017.

Setelah itu baru dilakukan penilaian tahap ke dua (P2). Di P2 hanya di ambil 3 besar dari masing-masing kawasan UPT Pengelolaan Sampah Terpadu di 4 kecamatan. Adapun aspek penilaiannya meliputi soal kebersihan, keasrian dan penghijauan, sarana prasarana, dan partisipasi warga dalam bergotong royong.

“Paling tinggi nilainya ada tingkat partisipasi warganya dalam bergotong royong. Jika lebih tiga kali dalam sebulan ada gotong royong maka nilainya tinggi. Jadi setiap Minggu aktivitas warga dipantau dan didokumentasikan,” tutur Alfath, Kamis (23/3/2017).

Setelah P2 selesai, selanjutnya akan dicari tiga besar setiap kecamatan. Dalam penilaian final oleh tim juri independen terdiri dari media, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman,sehingga akan diputuskan juara 1,2,3 dan sampai juara harapan tiga di 2 kategori penilaian.

“Sedangkan juara lomba kampung hijau dan bersih akan diumumkan pada Oktober 2017,” sebutnya. Dijelaskan, lomba kampung hijau dan bersih di Kota Palangka Raya ini mengadopsi dari Malang, Jawa Timur.

“Bedanya kalau di Malang lomba kampung hijau digelar saat ada penilaian Adipura. Jadi di Malang tidak repot lagi mempersiapkan penilaian Adipura, karena kebersihan lingkungan sudah disiapkan dengan adanya lomba kampung hijau,” imbuhnya.

Di Palangka Raya, lomba kampung hijau baru dimulai pada 2016. Kala itu juaranya Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu. Sedangkan untuk Lomba Kebersihan tingkat RT tahun 2016, juara I-nya adalah RT di Jalan Perdana, Kelurahan Menteng, Juara II RT di Jalan Bromo, dan juara III RT di Komplek PCPR, Jalan Diponegoro.

“Tahun lalu juara I lomba kampung hijau dapat uang pembinaan Rp8 juta dan juara II Rp6 juta. Uang hadiah itu bisa digunakan untuk membeli sarana prasarana dan bibit untuk penghijauan lingkungan,” tandasnya. (MC Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*