INFO

76 Persen Warga Palangka Raya Sudah Jadi Peserta BPJS Kesehatan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, dr Fitria Nurlaila Pulukadang beserta jajaran menggelar rapat forum kemitraan dengan pemerintah Kota Palangka Raya dan Dinas teknis.

Rapat yang digelar di Pahandut Seberang dimulai pukul 13.30 WIB ini dihadiri Walikota Palangka Raya HM Riban Satia beserta Wakilnya Mofit Saptono Subagio.

Ikut hadir Sekda Kota Palangka Raya Kandarani, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Anjar, Kepala Badan Pengelola Keuangan Fordiansyah, Kepala Dinas Sosial Fauliansyah, dan Asisten I Sulaksmi.

Hadir pula perwakilan dari Rumah Sakit Muhammadiyah Palangka Raya, pensiunan PEPABRI dan purnawirawan. Adapun maksud pertemuan ini adalah penyampaian progres kepersertaan BPJS Kesehatan.

Dalam paparannya dr Fitria mengatakan total penduduk Kota Palangka Raya per 31 Maret 2017 sebanyak 255.450 jiwa. Dari jumlah ini yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan 204.015 jiwa atau 79,86 persen, sedangkan yang belum 51.435 jiwa atau 20.14 persen.

Jika dirinci dari 204.015 jiwa yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan ini terdiri dari 35.579 jiwa yang preminya dibiayai APBN, Kalteng Berkah 5.341 jiwa, dan APBD Palangka Raya 17.930 jiwa.

Selanjutnya PNS, TNI, Polri, pejabat negara, BUMN, dan BUMD sebanyak 53.901 jiwa, PPNPN atau pegawai honorer 5.296 jiwa, pegawai swasta 26.413 jiwa, pekerja mandiri 46.629 jiwa, dan pensiunan, veteran, investor sebanyak 12.926 jiwa.

Dr Fitria juga menyebutkan perhitungan premi Jamkesda Kota Palangka Raya sejak Januari-Maret 2017 sebesar Rp6.156.433.000 dan sudah dibayar Rp5.146.871.000, sehingga masih kurang bayar Rp1.009.562.000.

Dalam pertemuan ini dr Fitria juga meminta walikota untuk meningkatkan pelayanan di tingkat pratama atau puskesmas, karena selama ini banyak pasien yang langsung dirujuk ke Rumah Sakit.

Selain itu walikota diminta untuk menambah fasilitas kesehatan, baik itu puskesmas dan pustu, sehingga cakupan pelayanan kesehatan lebih merata dan tidak terfokus disuatu kelurahan saja.

Namun permintaan dari dr Fitria ini rupanya masih ditawar oleh walikota. HM Riban Satia berusaha mengakomodasi usulan BPJS Kesehatan, tapi tidak sekaligus. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*