INFO
92,40 Persen, Media Sosial Menjadi Saluran Tertinggi Dalam Penyebaran Berita Hoax

92,40 Persen, Media Sosial Menjadi Saluran Tertinggi Dalam Penyebaran Berita Hoax

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 92,40 Persen media sosial menjadi saluran tertinggi dalam penyebaran berita hoax, hal ini disampaikan kepala bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik, Martiana Winarsih dalam paparnya di kegiatan perkuliahan lapangan mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP), Jumat (14/12/2018) di Ruang Rapat Peteng Karuhei II.

Lebih lanjut martiana menjelaskan hal ini berdasarkan survey yang dilakukan, Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Tahun 2017, proses survei yang dilakukan secara online dan melibatkan 1,116 responden. Sebanyak 91,8 persen responden mengatakan berita mengenai Sosial-Politik, baik terkait pemilihan Kepala Daerah atau pemerintah, adalah jenis hoax yang paling sering ditemui, dengan persentase di media sosial sebanyak 92,40 persen.

Selain itu, 62,8 persen responden mengaku sering menerima hoax dari aplikasi pesan singkat seperti Line, WhatsApp atau Telegram, tambahnya.

Saluran penyebaran hoax  lainnya adalah situs web 34,9 persen, televisi 8,7 persen, media cetak 5 persen, email 3,1 persen dan radio 1,2 persen. Sebanyak 96 persen responden juga berpendapat hoax dapat menghambat pembangunan.

Diharapkan dengan adanya literasi tentang berita hoax, generasi muda khusunya mahasiswa sebagai media atau sarana agar menggunakan media sosial secara bijak, dan menggali informasi dari media sosial untuk hal yang positif serta memberikan nilai tambah untuk meningkatkan potensi diri, tutupnya (MC. Isen Mulang/engga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*