INFO
Anggota KUBE “Padat Karya” Kelurahan Tangkiling Berbagi Hasil Keuntungan

Anggota KUBE “Padat Karya” Kelurahan Tangkiling Berbagi Hasil Keuntungan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Satu per satu Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Fakir Miskin binaan Dinas Sosial Kota Palangka Raya yang telah mendapat bantuan modal usaha pada September 2018 yang lalu dari  Kementerian Sosial RI mulai menunjukkan keberhasilannya. Setelah minggu lalu KUBE “Mandiri” Kelurahan Tumbang Tahai yang berhasil menambah usaha mengembangkan ternak ayam ras, kali ini KUBE “Padat Karya” di Kelurahan Tangkiling mendapatkan keuntungan yang besar dari hasil usaha ternak babi.  
 
Jumlah ternaknya berkembang pesat dari  jumlah awal sebanyak 16 ekor menjadi 24 ekor babi dewasa ditambah lagi dengan anak-anaknya yang baru lahir sehingga kandang yang tersedia hampir tidak cukup untuk menampungnya. Berdasarkan hasil musyawarah anggota kelompok “Padat Karya” akhirnya diperoleh kesepakatan untuk menjual 8 (delapan) ekor babi yang dewasa.  
 
Pendamping KUBE dan Kepala Seksi Bantuan Stimulan Dinas Sosial Kota Palangka Raya  Rima Fitriani melakukan kunjungan monitoring untuk menyaksikan anggota kelompok KUBE “Padat Karya” membagi keuntungan hasil penjualan babi mereka. 
 
“Alhamdulillah, ini salah  satu contoh sinergi yang bagus antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dimana program bantuan  sosial dari Kementerian Sosial didukung penuh oleh Pemerintah Kota Palangka Raya melalui pendampingan dan pengawasan” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah. 
 
Akhmad Fauliansyah juga mengapresiasi kinerja maksimal Pendamping KUBE dan Bidang Penanganan Fakir Miskin serta keuletan anggota KUBE. “Mudah-mudahan usaha mereka terus berkembang sehingga bisa keluar dari masalah kemiskinan dan menjadi keluarga sejahtera yang mandiri. Kami juga berharap keberhasilan beberapa KUBE dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi KUBE yang lainnya.” pungkasnya lagi. 
 
KUBE sendiri merupakan salah satu dari banyak program pengentasan kemiskinan yang berbasis kelompok dan dibentuk dari 5-10 keluarga tidak mampu dalam wilayah berdekatan dan diharapkan agar kelompok – kelompok ini dapat membangun usaha dan mengelola bantuan modal usaha dengan baik. (MC Isen Mulang/Dina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*