INFO

Aparatur Jangan Bersifat Statis dan Tradisional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dalam suatu pemerintahan dari generasi ke generasi harus memiliki perbedaan dalam cara berpikir, bertindak, bahkan perbedaan dalam cara memimpin dan melayani masyarakat.

Ungkapan ini disampaikan Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin saat upacara memperingati Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya ke-54 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di halaman balai Kota Palangka Raya, Senin (17/6/2019).

Kata Fairid sudah memasuki 54 tahun usia Pemerintah Kota Palangka Raya, maka tidak pernah lepas dari sejarah pembentukan Kota Palangka Raya sebagai bagian integral dari pembentukan Provinsi Kalteng.

Berbagai keberhasilan pembangunan kata dia, sudah dapat dirasakan lapisan masyarakat. Terutama dari hasil kepemimpinan sebelumnya. Sedangkan untuk periode pemerintahan saat ini telah tertuang dalam RPJMD serta visi dan misi.

Ia menjelaskan, jika dalam visi pemerintahan saat ini pemko bertekat untuk mewujudkan Kota Palangka Raya menjadi kota yang maju, rukun dan sejahtera. Sedangkan dalam misinya, pemko mewujudkan kemajuan Kota Palangka Raya smart environment, smart society dan smart economy.

“Untuk mewujudkan visi dan misi ini, maka kita selaku abdi negara dan aparatur berkewajiban memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Fairid menegaskan jika dirinya tidak menghendaki tumbuhnya aparatur yang statis dan tradisional, yang hanya bergelut dengan masalah rutinitas saja sehingga tidak peka terhadap perubahan.

Namun sebaliknya kata dia, aparatur pemerintah dituntut untuk memiliki sikap inovatif dan responsive dengan begitu aparatur dan abdi negara selalu ada di depan, yang mampu berfikir dan bertindak manajerial, dinamis, taktis, strategis dan sistematis menjalankan tugas. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*