TERKINI
ASN Pemko Diharapkan Menggunakan QRIS Sebagai Metode Pembayaran UMKM

ASN Pemko Diharapkan Menggunakan QRIS Sebagai Metode Pembayaran UMKM

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Palangka Raya, yang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR), mengadakan Seminar Akhir Penerapan Quick Response Indonesia Standar (QRIS) Pada Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Aula Rahan Pumpung Kapakat Bappedalitbang, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Kamis Pagi (18/11/2021).

Prof. Dr. Danes Jaya Negara sebagai ketua Tim Peneliti LPPM UPR dalam paparan seminar menyampaikan, “ Dalam transaksi sehari-hari UMKM di Palangka Raya masih jadi pilihan utama transaksi secara tunai, bahkan sebagai metode tunggal dalam transkasi kesehariannya, Pengguna QRIS di Kota Palangka Raya sangat perlu karena dapat meningkat daya saing dan penggerak ekonomi.”

Dalam Penelitian tersebut melibatkan 519 responden, yang terdiri 203 pelaku usaha dan 316 konsumen. Dari 86 pelaku usaha 42% yang mengetahui cara mengunakan QRIS, 69 pelaku usaha atau 34% diantaranya mengunakan QRIS dalam transaksi usahanya. 134 pelaku usaha atau 66% pelaku usaha tidak mengunakan QRIS. Dan 62,3% Pelaku usaha menyatakan bahwa untuk mengunakan QRIS adalah dari pembeli/pelanggan.
“Alasan pelaku usaha tidak menggunakan QRIS, adalah pelanggan banyak yang mengunakan cash, alasan lain belum mengunakan QRIS karena masih usaha kecil dan lebih mudah dengan transaksi langsung atau cash,” ungkap Prof Danes.

Sehingga dalam penelitian tersebut didapat beberapa rekomendasi, pada Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Palangka Raya agar memfasilitasi pengunaan QRIS di Pasar Tradisional, sekaligus sosialisasi QRIS terhadap UMKM, untuk Dinas Kominfo Kota Palangka Raya untuk meningkatkan kualitas jaringan internet pada area potensial pengguna QRIS, misal area center kuliner. Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Palangka Raya mengupayakan pembayaran retribusi secara online atau berbasis QRIS, adanya dukungan Perusahaan Daerah yang dimiliki Kota Palangka Raya untuk dukungan pengunaan QRIS.

Diakhir seminar tersebut Prof Danes berharap, “Dukungan Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemko Palangka Raya sangat penting, kiranya dapat dihimbau melakukan transaksi non tunai dalam rangka mendukung penerapan QRIS, sekaligus sebagai contoh bagi warga Kota Palangka Raya”. (MC. Isen Mulang/bamw/wspd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*