INFO
Belajar di Rumah Siswa Palangka Raya Diperpanjang Hingga 25 Juni

Belajar di Rumah Siswa Palangka Raya Diperpanjang Hingga 25 Juni

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan (Disdik), kembali mengambil kebijakan untuk memperpanjang libur sekolah bagi anak didik mulai tingkat pendidikan usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, LKP dan PKBM baik negeri maupun swasta di wilayah setempat.

Diketahui sebelumnya Pemko Palangka Raya melalui Disdik sudah terhitung tiga kali meliburkan kegiatan sekolah. Yakni sejak tanggal 18 Maret hingga 31 Maret 2020. Lalu kembali diperpanjang pada tanggal 1 April sampai dengan 14 April 2020. Kemudian memperpanjang kembali meliburkan kegiatan sekolah, yaitu terhitung dari tanggal 15 April sampai dengan 28 April 2020.

Kini kembali lagi dengan mempertimbangkan banyak hal terkait kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda, akhirnya Pemko Palangka Raya memperpanjang meliburkan kegiatan sekolah, yaitu terhitung dari tanggal 29 April sampai dengan 25 Juni 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya H Akhmad Fauliansyah mengatakan Suratnya berlaku sejak tanggal 29 April 2020 sudah dicap dan ditandatangani serta akan dievaluasi apabila ada perubahan kebijakan ke depannya,,”katanya Senin (27/4/2020).

Menurut Fauliansyah, meski diliburkannya proses pembelajaran di sekolah, akan tetapi kepala sekolah memastikan para tenaga pendidik memberikan layanan belajar mandiri di rumah bagi peserta didik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan efisien (tetap di dalarn rumah) atau bentuk layanan belajar.

Selain itu kepala satuan pendidikan bertanggungjawab terhadap proses belajar dari rumah, melakukan supervisi dan evaluasi pelaksanaan proses belajar dari rumah dan memastikan pelayanan administrasi sekolah tetap berjalan dengan efektif.

Selanjutnya, aktivitas dan tugas pembelajaran dari rumah agar proposional, menyenangkan, dapat bervariasi bagi siswa, sesuai minat dan kondisi rnasing-rnasing, termasuk mempertimbangkan psikologi anak dan kesenjangan akses/ fasilitas belajar dirumaah. .

Selama kegiatan belajar di rumah diperlanjang, dilarang dimanfaatkan untuk kegiatan mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1441 H maupun kegiatan mudik lainnya.

“Orang tua/wali memastikan anak didiknya untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumah. Apabila diperlukan lakukan komunikasi dengan para guru/ wali kelas untuk rnenginformasikan perkembangan belajar mandiri putra/putrinya di rumah,” demikian disampaikan Fauliansyah. (MC. Isen Mulang.1/nd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*