INFO
Bina dan Dampingi Pekerja Eks Lokalisasi

Bina dan Dampingi Pekerja Eks Lokalisasi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebagaimana diketahui pada tahun 2019 yang lalu, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, telah berkomitmen untuk menutup semua aktivitas lokalisasi.

Begitupun berlaku hal yang sama, di Kota Palangka Raya melakukan penutupan, tepatnya lokalisasi yang berada di Jalan Tjilik Riwut Km 12 telah resmi ditutup sejak tahun lalu

“Iya, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI telah menargetkan Indonesia di 2019, bebas dari praktek prostitusi. Kota Palangka Raya sudah melaksanakan itu,” ungkap Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, M Hasan Busyairi, Senin (3/8/2020).

Menurutnya, upaya untuk menjadikan Kota Palangka Raya bebas dari tindak prostitusi harus didukung. Terlebih telah ditutupnya kawasan lokalisasi, sehingga diharapkan tidak ada lagi warga yang melakukan aktivitas yang telah dilarang.

“Kondisi lokalisasi di Km 12 saat ini bukan lagi tempat hiburan malam, namun telah beralih menjadi kawasan pemukiman masyarakat,” bebernya.

Hasan mengungkap, ketika penetapan status penutupan lokalisasi secara resmi, maka seiring itu tidak ada lagi terjadi pelanggaran. Terutama terkait alih fungsi kawasan yang dilarang menjadi tempat hiburan.

Terlepas dari itu, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, diharapkan jangan lepas tangan, namun harus tetap didampingi serta dibina.

“Berilah pembinaan termasuk ketrampilan yang telah diprogramkan oleh pemerintah seperti kursus menjahit, tata boga, atau salon kecantikan. Pastikan mereka tidak kembali ke pekerjaan sebelumnya,” harap Hasan.

Adapun berdasarkan info yang didapatkan pihaknya tambah Hasan, memang ada pengurangan jumlah penghuni wilayah eks lokalisasi tersebut. Pada awal tahun 2018, tercatat sebanyak 137 pekerja dan ketika diverifikasi tahun 2019 telah berkurang menjadi 84 orang. (MC. Isen Mulang.1/ic)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*