INFO

BPOM dan Disperindag Lakukan Uji Takjil Ramadan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya melakukan pengujian terhadap berbagai makanan dan minuman atau takjil di pasar Ramadan.

Uji kemasan takjil ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat jika produk jajanan, makanan, kue, dan minuman yang dibeli dari pasar wadai selama Ramadan ini aman dikonsumsi, karena dalam proses pembuatannya tidak menggunakan zat berbahaya.

Dalam uji kemasan takjil yang dipimpin langsung Kepala BPOM Kalimantan Tengah, Trikoranti Mustikawati, Apt dan Kepala Disperindag Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban itu dilakukan di Pasar Kahayan dan Pasar Rajawali, Senin (29/5/2017) sore.

Ada 11 produk takjil yang dilakukan pengujian. Namun setelah dilakukan tes tidak ditemukan produk takjil yang mengandung bahan berbahaya yang sering disalahgunakan untuk pangan seperti rodamin B, formalin, borak, metamin yellow.

“Hasil uji negatif, mereka sudah menggunakan bahan tambahan pangan yang aman dikonsumsi,” tutur Trikorawati di sela kegiatan sidak produk kemasan dibeberapa toko modern, Selasa (30/5/2017).

Selain di Palangka Raya, pengujian takjil Ramadan ini juga akan dilakukan dibeberapa daerah di Kalteng. Saat ini BPOM masih akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bisa melaksanakan uji takjil.

Sementara itu Kepala Disperindag Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban sangat bersyukur karena semua jajanan, makanan, dan minuman yang dijual pedagang di pasar Ramadan tidak ada yang mengandung zat berbahaya. Semuanya aman untuk dikonsumi.

Aratuni menjelaskan uji takjil Ramadan ini sengaja dilakukan yang tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat jika makanan yang dibeli dari pasar wadai itu aman untuk dikonsumsi. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*