INFO
BPS: Kota Palangka Raya Alami Inflasi 0,08 Persen Pada Juni 2021

BPS: Kota Palangka Raya Alami Inflasi 0,08 Persen Pada Juni 2021

Media Center, Palangka raya – Kota Palangka Raya pada bulan juni 2021 mengalami inflasi sebesar 0,08 persen, berdasarkan sumber data dari BPS dan BI inflasi ini terjadi karena peningkatan indeks harga pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,49%), kelompok rekreasi, olahraga dan budaya (0,46%) serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,27%).

Pada Rabu (14/7/2021) Fairid Naripin Wali Kota Palangka Raya Bersama Hera Nugrahayu Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Serta Yudo Herlambang Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah Melaksanakan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangka Raya.

Kenaikan inflasi yang terjadi pada bulan juni 2021, TIPD untuk memberikan perhatian lebih terhadap ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.

Fairid menyampaikan bahwa akan segera dilakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kebutuhan masyarakat sehingga tidak mengalami lonjakan harga yang signifikan.

“segera nanti kita akan lakukan pemantauan dan pengawasan terkait pasokan kebutuhan masyarakat supaya tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan. Apalagi saat ini sedang dilakukan PPKM pastinya akan mempengaruhi distribusi dari luar daerah Kota Palangka Raya” Ucap fairid.

TIPD akan terus berupaya untuk melakukan terobosan dan koordinasi yang intensif untuk menjaga kestabilan harga terutama pada komoditas yang sering menyebabkan inflasi di kota Palangka Raya.

Fairid berharap dengan adanya High Level Meeting ini, solusi mengenai ketersediaan pasokan dan distribusi serta stabilitas harga dapat berjalan dengan lancar dan di dukung oleh peran aktif dari instansi terkait baik pada program jangka pendek maupun jangka panjang.

“saya berharap dengan adanya pertemuan high level meeting ini solusi untuk ketersediaaan pasokan kebutuhan masyarakat dan distribusi untuk stabilitas harga dapat bejalan lancar dan koordinasi dan peran aktif instansi dapat terus ditingkatkan pada program jangka pendek maupun jangka panjang dalam pengendalian inflasi daerah agar tetap stabil.” tuturnya. (MC. Isen Mulang/maria/nitra/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*