TERKINI
BSSN : Proses Permohonan Penerbitan Sertifikat Elektronik

BSSN : Proses Permohonan Penerbitan Sertifikat Elektronik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sosialisasi Pemanfaatan Sertifikat Elektronik di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Bertempat Gedung Peteng Karuhei 2 di kantor Wali kota Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Rabu Siang (17/11/2021).

Dwika Raga Putra yang juga sebagai Sandiman Pertama sebagai pemateri dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Menyampaikan materi tentang Proses permohonan penerbitan tangan elektronik (Digital Signature).

Proses Permohonan Penerbitan Sertifikat Elektronik, diawali dari satuan kerja, mengajukan ke Unit yang membidangi TIK / keamanan siber dan sandi Balai Sertifikat Elektronik (BSrE) BSSN dengan menyertakan Surat Rekomendasi, Foto / Softcopy e-KTP dan email Dinas yang aktif.

“Diperlukan pada instansi yang mengajukan seorang verifikator sebagai personil yang bertanggung jawab melakukan pemeriksaan, penyetujuan atau penolakan atas setiap pengajuan berkas permohonan penerbitan, pembaruan dan pencabutan sertifikat elektronik yang diajukan oleh pemilik atau calon pemilik”, ungkap Dwika.

Prosedur Penerbitan Sertifikat Elektronik, Registrasi Pengguna, Pembuatan Passphrase dan Penerbitan Sertifikat Elektronik. Hal yang perlu diperhatikan Passphrase adalah Passphrase digunakan sebagai akses kepada sertifikat elektronik untuk proses penandatanganan, Pengguna wajib melakukan tanda tangan elektronik dengan memasukkan Passphrase secara langsung dan tidak mendelegasikan penggunaan Passphrase kepada pihak lain, Setiap dokumen yang telah ditandatangani secara elektronik memiliki kekuatan dan dampak hukum yang telah diatur pada UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan PP (Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) Nomor 71 Tahun 2019.

Ditegas juga oleh Dwika, “Kewajiban pemilik sertifikat elektronik, memastikan semua informasi yang diberikan ke BSrE adalah benar, melindungi sertifikat elektronik agar tidak digunakan oleh orang lain, tidak akan menyerahkan penggunaan sertifikat elektronik kepada orang lain”.

Kewajiban yang lain mengajukan permohonan pencabutan sertifikat elektronik, jika mengetahui atau mencurigai bahwa sertifikat anda digunakan oleh orang lain atau adanya kesalahan informasi atau kehilangan atau kebocoran kunci privat, melindungi kerahasiaan kunci privat, passphrase atau hal lain yang digunakan untuk mengaktifkan kunci privat, tidak mengubah, mengganggu, atau melakukan reverse- engineering dan berusaha untuk membocorkan layanan keamanan yang disediakan BsrE, bertanggung jawab atas penggunaan, penyimpanan, pembaruan dan pemusnahan sertifikat elektronik dan kunci privat. (MC. Isen Mulang/bamw/wspd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*