INFO
Cegah Demam Berdarah Dengue (DBD) Dengan JUMANTIK

Cegah Demam Berdarah Dengue (DBD) Dengan JUMANTIK

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya melaksanakan kegiatan Pencanangan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) Tingkat Kota Palangka Raya bertempat di Kelurahan Palangka Kota Palangka Raya, Jumat (4/10/2019).
 
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan proritas utama penanggulangan DBD ditekankan pada upaya pencegahan melalui pemberdayaan dan peran serta masyarakat yaitu gerakan  pemberatasan sarang nyamuk (PSN) serta pengendalian penyakit agar tidak meluas menjadi kejadian luar biasa (KLB).
 
Bertepatan dengan Asean Dengue Day di Jakarta pada bulan juni Tahun 2016 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengoptimalkan upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) melalui gerakan satu rumah satu Jumantik.
 
Jumantik atau Juru Pemantau Jentik merupakan anggota masyarakat yang dilatih untuk memantau  keberadaan jentik, menggerakan masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3 M Plus yaitu menguras, menutup penampungan air, mendaur ulang barang bekas serta plusnya yaitu menghindari gigitan nyamuk dengan memakai kelambu, repellent atau mengunakan obat anti nyamuk lainnya.
 
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk membangun kemitraan antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan  penyakit DBD serta meningkatkan peran serta masyarakat untuk mencegah DBD dan juga terlaksananya gerakan satu rumah satu jumantik di Kota Palangka Raya sebagai langkah efektif pencegahan  DBD.
 
Menurut Andjar, kelurahan Palangka nantinya akan menjadi Pilot Project untuk pelaksanaan gerakan satu rumah satu jumantik (G1R1J) yang diharapkan dapat dilanjutkan ke seluruh Kelurahan yang ada di Kota Palangka Raya, Tutup Andjar. (MC Isen Mulang/Adi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*