INFO
Cuaca Ekstrim di Wilayah Palangka Raya Harus Diwaspadai

Cuaca Ekstrim di Wilayah Palangka Raya Harus Diwaspadai

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Hujan deras disertai cuaca ekstrim dalam beberapa pekan terakhir mengguyur wilayah Kota Palangka Raya.

Terlebih pada akhir pekan lalu. Intensitas hujan yang tinggi telah menimbulkan banjir dadakan di sejumlah jalan pertokoan maupun pemukiman warga, akibat saluran air yang ada tidak mampu membendung derasnya air hujan.

Melihat hal ini, Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengingatkan warga yang ada di ‘Kota Cantik’ itu untuk selalu waspada dengan cuaca yang menurutnya cukup ekstrim terjadi di wilayah kota tersebut.

“Hujan deras, diserta petir dan angin kencang, ini menunjukan gejala cuaca diwilayah Palangka Raya ini ekstrim, maka itu masyarakat harus berhati-hati,” ingatnya, Senin (4/3/2019).

Kata Fairid, cuaca ekstrim di Kota Palangka Raya bukanlah hal yang baru, bahkan kondisi serupa sering terjadi setiap tahunnya. Terlebih saat terjadi peralihan musim dari kemarau ke penghujan

“Ya, saat ini kan masih musim penghujan, bila kita tengok pada tahun-t cuaca ekstrim selalu terjadi di kota ini,”terangnya lagi.

Untuk menghadapi kondisi demikan lanjut Fairid, maka seyogyanya masyarakat harus selalu waspada. Jangan sampai  ketika cuaca sedang ekstrim lebih memilih beraktifitas diluar.

“Kalau sudah cuaca ekstrim, maka kita lebih baik mengambil posisi aman, seperti dirumah, guna mengantisipasi dampak yang akan di timbulkan dari cuaca ekstrim itu,”tuturnya.

Lanjut Fairid, jika merunut sejak Januari sampai Maret 2019 ini, maka curah hujan di wilayah Kota Palangka Raya cukup tinggi, yang disertai angin kencang, serta petir dan kilat yang bersahutan.

“Curah hujan tinggi permukaan air sungai bisa meluap, sementara didataran tentu pohon ataupun bangunan tinggi lainnya rawan tumbang. Termasuk banjir dadakan akibat air hujan tinggi. Maka itu kita imbau masyarakat selalu waspada,”tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*