INFO
Dinsos Pemko Palangka Raya : Dengan PBI Warga Tidak Mampu Bisa Masuk RS

Dinsos Pemko Palangka Raya : Dengan PBI Warga Tidak Mampu Bisa Masuk RS

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Sosial Kota Palangka Raya, diwakili Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga, Anggraeni Nevi Heci, menyampaikan Warga Tidak Mampu Bisa Masuk RS pada saat Rapat Monitoring dan Evaluasi Anggaran Iuran JKN KlS Kota Palangka Raya dengan Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya di Ruang Rapat Peteng Karuhei I Kantor Walikota Palangka Raya, Jumat (18/10/2019).

Anggraeni mengatakan “bagi masyarakat Kota Palangka Raya, pemerintah Kota memberikan bantuan berupa jaminan kesehatan masyarakat untuk 40.000 warga tetapi yang masih dicover berjumlah 36.961 orang melalui PBI (Penerima Bantuan Iuran).

Penerima bantuan iuran ini lebih diprioritaskan kepada masyarakat yang betul – betul tidak mampu, memang banyak masyarakat yang datang ke Dinas Sosial dengan berbagai macam alasan untuk mendapatkan PBI ini, tapi kami memverifikasi supaya warga yang menerima PBI ini memang layak menerimanya dan mereka akan mendapatkan fasilitas dari Rumah Sakit ketika berobat atau sakit sama seperti pengguna BPJS”, ucap Vivi.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg.Andjar Hari Purnomo menyampaikan supaya Dinas Sosial mendata masyarakat penerima bantuan iuran untuk diverifikasi, apakah layak menerima jaminan kesehatan dari pemerintah, apakah orangnya masih ada, bahkan ada juga warga tidak tahu bahwa mereka punya kartu PBI karena kartunya tidak dibagikan ke orang yang bersangkutan. Ini yang perlu diperbaiki agar Dinsos bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan”, tutur Andjar.

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga, Anggraeni menambahkan bahwa dalam 3 bulan terakhir, Dinas Sosial Kota sedikit demi sedikit telah turun ke lapangan menyalurkan PBI.
“Ketika kami ke lapangan, masyarakat yang sudah menerima PBI ini memang benar-benar warga yang miskin dan pantas untuk mendapatkan PBI” jelasnya.

Penerima bantuan iuran (PBI) adalah peserta jaminan kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) yang iurannya dibayari Pemerintah sebagai peserta program jaminan kesehatan. Peserta PBI adalah fakir miskin yang ditetapkan oleh Pemerintah dan diatur melalui Peraturan Pemerintah. (MC.Isen Mulang/Rani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*