INFO
DLH Sosialisasikan Peraturan Terkait  Lingkungan Hidup Kepada Pelaku Usaha

DLH Sosialisasikan Peraturan Terkait Lingkungan Hidup Kepada Pelaku Usaha

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya menyelenggarakan 
Sosialisasi Peraturan terkait Dokumen Lingkungan Hidup dan Perlindungan, Pengelolaan Lingkungan Hidup di  Aula KKMA Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Jl. Yos Sudarso  Selasa (9/4/2019) . Narasumber penyampaian materi  ini adalah  dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng.
 
Antonia M T Kupa, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya menyampaikan bahwa
“Isu yang dominan di daerah kita adalah potensi kebakaran hutan dan lahan ( kabut asap), Penambangan Tanpa Izin  (PETI) dan Ilegal Fishing ( penangkapan ikan memakai insektisida dan alat penyetruman) , potensi pencemaran dan kerusakan lingkungan dari kegiatan usaha lainnya.  Sering kali pelaku usaha tidak memperhatikan pengelolaan lingkungan sehingga menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan.
 
Sebagai dampak dari kerusakan dan pencemaran lingkungan yaitu krisis air bersih , meningkatnya polusi udara,  menurunya  kesuburan tanah, krisis kesehatan masyarakat, perubahan bentang alam, tingginya tingkat  erosi serta terjadi perubahan iklim (iklim yang tidak menentu), ujarnya.
 
Lanjutnya, kondisi alam seperti inilah yang menjadi ancaman makhluk hidup apabila lingkungan tidak dikelola dengan benar dan bijaksana.
 
Program sosialisasi peraturan terkait dokumen lingkungan dan perlindungan, pengelolaan lingkungan hidup ini  untuk mendukung salah satu visi dari Walikota Palangka Raya yaitu Smart Environment (Lingkungan yang Cerdas), dimana setiap kegiatan pembangunan harus mempertimbangkan aspek  lingkungan, bagaimana  menekan dampak  negatif sekecil mungkin  dan meningkatkan dampak positif sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
 
Harapannya  dari sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan  para pelaku usaha lainnya yang kegiatan usahanya berpotensi menimbulkan gangguan, pencemaran dan kerusakan lingkungan agar dapat mentaati peraturan-peraturan yang berlaku terkait dengan lingkungan hidup, serta meningkatkan sumber daya manusia dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
 
Beliau berpesan, agar pelaku usaha melaksanakan pengelolaan dan pemantauan lingkungan  apa yang sudah menjadi komitmen dalam dokumen lingkungan  dan secara rutin melaporkan pelaksanaan pengelolan dan pemantauan lingkungan hidup  kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Instansi terkait, tutupnya. (MC Isen Mulang/wulansa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*