INFO
Dokter Spesialis Minim, Penyebab RSUD Palangka Raya Turun Kelas

Dokter Spesialis Minim, Penyebab RSUD Palangka Raya Turun Kelas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Berdasarkan surat keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dikirimkan kepada kepala daerah di Provinsi Kalimantan Tengah, setidaknya terdapat lima rumah sakit (RS) yang direkomendasikan untuk penurunan kelas.

Salah satunya adalah RSUD Umum Kelas D Kota Palangka Raya, yang kembali direkomendasikan untuk berada di kelas D dengan kelas terendah sesuai dengan jenis rumah sakit (RS) umum dan khusus.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo, penyebab turunnya kelas dari RS yang dikelola pemerintah kota (Pemko) tersebut, adalah akibat kurangnya tenaga kesehatan di bidang dokter spesialis.

“RSUD Kota Palangka Raya hanya memiliki dokter spesialis kandungan. Padahal sesuai aturan kita wajib miliki empat dokter spesialis dasar,” sebutnya, Senin (29/7/2019).

Empat dokter spesialis dasar itu jelas dia, yakni dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dan dokter spesialis bedah. “Jadi kita masih kekurangan tiga dokter,” jelasnya lagi.

Menurut Andjar, pihaknya telah mencoba untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis yang masih kurang tersebut, dalam rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Palangka Raya tahun 2018 yang lalu.

Namun sayangnya kata dia, formasi itu tak ada satupun yang mendaftar, sehingga sampai saat ini formasi tersebut masih kosong.

Untuk sementara ini tambahnya, ada informasi, jika akan ada PNS tenaga dokter spesialis yang mau pindah ke Palangka Raya, untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis tersebut. Kemudian juga ada program Kemenkes, yaitu program wajib kerja dokter spesialis.

Wajib kerja dokter spesialis ini adalah program dimana dokter spesialis yang baru lulus, wajib melamar ke daerah yang memerlukan, terutama yang terpencil dalam artian kekurangan dokter spesialis.

“Itu salah satu skema kita untuk menutupi kekurangan tenaga kesehatan tersebut,” bebernya.

Ketika ditanya mengenai kelengkapan sarana dan prasarana RSUD Kota Palangka Raya, Andjar menilai hal tersebut harus dipandang secara komperhensif. RSUD tersebut dari segi pelayanannya, diyakini mampu mengcover kebutuhan layanan atas kasus yang ada di Kota Palangka Raya. (MC.isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*