INFO

Finalis Putra-Putri Pariwisata Diajak ke Pusat Rehabilitasi Narkoba Galilea

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Di hari kelima atau Rabu (19/4/2017) pagi pukul 08.30 WIB para finalis putra putri pariwisata yang terdiri dari 17 laki-laki dan 14 perempuan diajak ke Pusat Rehabilitasi Narkoba Galilea di Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.

Kunjungan ke Yayasan Galilea ini dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya, Norma Hikmah. Ikut mendampingi perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Asosiasi Duta Pariwisata Kota Palangka Raya.

Di pusat rehabilitasi narkoba ini para finalis banyak tahu tentang “dunia” pecandu, termasuk cara menangani atau mengobati sekaligus pencegahannya.

Di sini para finalis juga diperlihatkan para pecandu narkoba yang sedang direhabilitasi. Para finalis juga diberikan kesempatan bertanya kepada Pengelola Yayasan Galilea, Ronald Nainggolan.

Dalam paparannya, Ronald menjelaskan sejak 2008-2017 sudah ada sekitar 700-an anak yang direhabilitasi akibat kecanduan narkoba dan lama rehabilitasi butuh waktu setahun.

“Dari 700-an anak itu ada yang pulih dan ada yang meninggal,” tutur pria kelahiran Bandung, Jawa Barat berdarah Batak ini. Yayasan Galilea terbilang sukses merehabilitas pecandu narkoba.

Di mana anak-anak yang pernah direhab saat ini sudah banyak yang bekerja, bahkan ada yang sukses menjadi pengusaha hingga anggota dewan. Tapi diakui Ronald ada pula yang kembali terjerumus ke dunia narkoba lagi.

Ronald menuturkan penyembuhan yang dilakukan oleh Galilea terhadap pecandu narkoba adalah dengan cara terapi komunitas dan teknis seperti ini cukup populer di Indonesia.

Galilea juga didampingi tim dari BNN dalam proses rehabilitasi. Di sisi lain Ronald juga menjelaskan saat ini banyak masyarakat masih memahamai narkoba itu adalah masalah moral.

“Masyarakat juga menilai yang mengkonsumsi narkoba selalu identik dengan kriminalitas, tapi yang benar itu narkoba adalah penyakit kronis otak, sifatnya kronis dan sulit disembuhkan, tapi bisa disembuhkan,” sebutnya.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya, Norma Hikmah selalu memberikan semangat kepada para pecandu yang sedang direhabilitasi untuk melupakan masa lalu dan menatap masa depan yang lebih baik.

Norma Hikmah berharap dengan diajaknya ke-31 finalis putra putri pariwisata ini ke depan mereka bisa belajar dan membekali diri agar menjadi generasi yang lebih baik lagi.

Seusai melakukan kunjungan ke Galilea, para finalis juga diajak ke lokasi wisata Sebangau untuk melakukan aksi bersih-bersih. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*