INFO
Gepeng di Kota Cantik Didominasi dari Luar Daerah

Gepeng di Kota Cantik Didominasi dari Luar Daerah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah, mengungkapkan, pihaknya selama ini terus melakukan penanganan serius  terhadap keberadaan gelandang dan pengemis (gepeng).

Berdasarkan data Dinsos Kota Palangka Raya, maka sejak awal tahun sampai dengan Oktober lalu tercatat 22 orang gelendangan dan pengemis terjaring razia.

“Para gepeng yang terjaring ini telah kami bina, dimana mereka ditempatkan di rumah singgah di Jalan Poncowati Palangka Raya,” ungkapnya, Senin (4/11/2019).

Selama ini lanjut Fauliansyah, keberadaan gepeng dinilai sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

“Untuk penanganan gepeng ini, Dinsos selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama menggandeng pihak kepolisian maupun Satpol PP untuk melakuknan menertibkan,” bebernya lagi.

Dikatakan Fauliansyah, penanganan terhadap gepeng sudah dilakukan secara berkala.Meskipun disadarai  untuk  biaya yang digelontorkan untuk membina para gepeng itupun tidak sedikit.

“Memang jika kita lihat para gepeng ini masih banyak yang berkeliaran dan banyak keluhan dari masyarakat. Tapi untuk menertibkan mereka tentu menggunakan anggaran yang tidak sedikit,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial pada Dinsos Kota Palangka Raya, Subarnadi menyebutkan para gepeng yang terjaring selama ini ternyata didominasi oleh warga pendatang.

“Kebanyakan dari daerah luar, sebagian sudah dipulangkan, sekitar 18 orang,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, setiap kali pihaknya melakukan razia bersama kepolisian maupun Satpol PP, termasuk penanganan para gepeng, tentu memerlukan anggaran.

“Kalau jumlah anggaran tentu masih sedikit. Saat razia saja tentu kita perlu mengeluarkan biaya operasional,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*