TERKINI
Gugus Tugas Maksimalkan Tracking di Klaster Pasar Besar

Gugus Tugas Maksimalkan Tracking di Klaster Pasar Besar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tren perkembangan penyebaran Covid-19 Kota Palangka Raya semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data gugus tugas Covid-19 Provinsi Kalteng, sampai dengan 14 Juni 2020 tercatat untuk Kota Palangka Raya ada sebanyak 202 kasus positif Covid-19, setelah terjadi penambahan 11 kasus baru.

Sementara untuk data pasien Covid-19 dalam perawatan ada 124 pasien, sedangkan untuk pasien yang sembuh sebanyak 67 pasien. Adapun pasien Covid-19 yang meninggal dunia tercatat sebanyak 12 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani. menyebutkan, jumlah kasus orang terinfeksi positif Covid-19 sebanyak itu, sebagian besar merupakan klaster pasar besar, yang hingga kini tercatat berjumlah 96 orang.

“Kasus orang yang terinfeksi positif Covid-19 di klaster pasar besar Palangka Raya sampai dengan hari ini ada 96 orang,” ungkapnya, Minggu (14/6/2020).

Dari jumlah kasus positif Covid-19 di klaster pasar besar sebanyak itu, maka kata Emi tercatat ada 6 orang meninggal dunia.

Menurutnya adanya peningkatan tren penambahan orang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, tidak lain merupakan hasil dari tracking dan pemetaan yang dilakukan tim deteksi dini dinas kesehatan.

“Hingga kini terus dilakukan tracking dan pemetaan, terutama bagi mereka yang mempunyai riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 pada klaster pasar besar sebelumnya,” jelas Emi.

Sebelumnya Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar rapid test atau tes cepat Covid-19 secara massal, seiring terjadi peningkatan kasus orang terinfeksi pandemi virus itu.

“Rencananya ada 20 ribu unit rapid test diberikan kepada masyarakat. Jadi jangan kaget kalau ada rapid tes dilakukan. Bukan hanya sasarannya warga di pasar besar saja, namun kawasan lain yang selama ini kuat indikasi rawan penularan Covid-19 juga dilakukan,” bebernya.

Sejauh ini tambah Fairid, tracking menjadi langkah yang diambil pihaknya untuk memudahkan pemetaan kantong-kantong tempat yang memiliki indikasi penyebaran Covid-19. (MC. Isen Mulang.1/yk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*