INFO
Halal Bihalal Kuatkan Tali Persaudaraan Antar Suku, Ras, Budaya dan Agama di Kalteng

Halal Bihalal Kuatkan Tali Persaudaraan Antar Suku, Ras, Budaya dan Agama di Kalteng

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah   melaksanakan acara Halal Bi Halal bersama Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalteng, NU, Muhammadiyah, Organisasi Masyarakat Islam serta Para Tokoh dan Mahasiswa Kalimantan Tengah, bertempat di Halaman Rumah Betang Hapakat Jl RTA Milono Km 4 Kota Palangka Raya, Minggu (16/6/2019) malam.

Kegiatan Halal Bi Halal di awali dengan tari-tarian Islami, dengan penceramah  nasional yaitu K.H Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq dan turut hadir Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin.

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran dalam sambutannya, mengatakan bahwa angka kemiskinan di Kalimantan Tengah sebesar enam persen dan masih ada daerah yang belum dialiri aliran listrik.

Sugianto mengungkapkan, tidak ingin melihat berdasarkan data yang diterima, tetapi lebih melihat berdasarkan keadaan di lapangan bahwa masih banyak masyarakat Kalimantan Tengah yang masih berada dalam garis kemiskinan, serta masih ada daerah yang belum teraliri aliran listrik.

Lebih daripada itu lanjutnya, Pemerintah Kalimantan Tengah akan terus memperjuangkan dengan segala upaya dan daya sesuai dengan program Pemerintah Kalimantan Tengah yaitu “Kalteng Berkah” untuk mensejahterakan rakyat dengan harapan menurunkan angka kemiskinan.

Pada kesempatan ini juga, Sugianto Sabran menyampaikan bahwa dalam 3 tahun kepemimpinan telah menyelamatkan keuangan daerah Provinsi Kalimantan Tengah dari ijin operasional tambang dan nilai yang didapat lebih besar dari tahun periode sebelumnya.

“Dalam masa 3 tahun kepemimpinan ini, telah menyelamatkan keuangan daerah  dari kegiatan operasional tambang sebesar 3 trilyun”. Nilai ini sangat meningkat dari tahun sebelumnya, yang mana dahulu pendapatan dari biaya operasional tambang nilainya terlalu kecil karena dahulu perusahaan tambang yang ada di kalimantan Tengah ini kurang mendapat pengawasan dan perhatian dari pemerintah, ujarnya.

Melalui acara ini, Sugianto Sabran berharap menjadi ajang silaturahmi dan saling menguatkan rasa toleransi antar umat beragama, mengingat Provinsi Kalimantan Tengah yang kita cintai ini terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama, sehingga pentingnya menjaga ikatan tali persaudaraan antar suku, ras, budaya dan agama, pungkasnya. (MC Isen Mulang/Iin/Gusti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*