INFO
Harga Cabai Mulai Merangkak Naik

Harga Cabai Mulai Merangkak Naik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sejumlah harga komoditas pokok di pasar tradisional Kota Palangka Raya dikhabarkan mulai merangkak naik. Seperti harga cabai yang saat ini sudah mencapai harga Rp50 ribu sampai Rp60 ribu per kg, berada di atas harga normal.

Tidak hanya komoditas itu saja, kenaikan harga kebutuhan masyarakat lainnya seperti sembako juga bisa saja mengalami kenaikan, terlebih sudah mendekati pelaksanaan bulan puasa Ramadhan.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya Ikhwanudin mengatakan, jika dinasnya bakal turun untuk melakukan pengecekan terkait khabar mulai naiknya harga komoditas di pasaran.

“Seperti khabar adanya kenaikan harga cabai ini di pasaran. Hingga saat ini kami belum mengetahui persis seberapa tinggi harga cabai ini. Namun Disperindag segera melakukan pengecekan,” ungkapnya, Rabu (10/4/2019).

Pengecekan tersebut kata dia akan dilakukan tidak hanya pada komoditas cabai itu saja, melainkan dilakukan secara keseluruhan terhadap komoditas kebutuhan masyarakat lainnya.

“Sejauh ini Disperindag selalu melakukan upaya mengawasan untuk memonitor harga di pasaran. Nah, kalau untuk harga komoditas cabai sebesar itu tadi, berarti di luar harga normal yang selama ini kami data,” ujarnya lagi.

Lanjut Ikhwanudin, upaya pemantauan dan pengawasan harga komoditas kebutuhan pokok yang dilakukan pihaknya secara berkesinambungan dilakukan. Seperti  pengawasan dan pemantauan harga di Pasar Kahayan, kata dia dilakukan pihak Disperindag dua kali dalam seminggu.

“Artinya pengawasan terhadap kebutuhan pokok masyarakat ini sudah kami lakukan secara maksimal,” tuturnya.

Memang tidak bisa dipungkiri tambah Ikhwanudin,  jika menjelang bulan puasa selalu ada saja terjadi kenaikan sejumlah harga sembako. Namun begitu Disperindag akan terus melakukan pengecekan di pasaran, terutama memastikan ketersediaan pangan selama menjelang ataupun saat pelaksanaan bulan puasa Ramadhan. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*