INFO
Harga Komoditas Pokok Cenderung Stabil

Harga Komoditas Pokok Cenderung Stabil

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di Kota Palangka Raya cenderung stabil, meskipun ada kekhawatiran  barang komoditas kebutuhan masyarakat tersebut ikut melonjak akibat pengaruh suhu perpolitikan menjelang pemilihan umum 2019 dan mendekati bulan Puasa Ramadan.

“Tidak ada pengaruh signifikan yang mempengaruhi pergerakan harga barang komoditas. Sejak awal Januari lalu komoditas seperti sembako terpantau stabil,” ungkap Kasi  Bahan Pokok dan barang Penting  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Kota Palangka Raya Markus Situros, Senin (25/3/2019).

Dikatakan pergerakan  bahan pokok, seperti jenis beras dengan berbagai merk cenderung  turun. Contohnya beras  siam dari harga Rp 13 ribu per Kg menjadi Rp12 ribu per Kg, begitu juga jenis beras lainnya.

“Komoditas daging juga mengalami penurunan, seperti daging sapi murni, harga sebelumnya dengan kisaran Rp.125 per Kg kini berangsur turun menjadi Rp120 per Kg. Begitupula harga daging ayam dari harga awal Rp35 ribu per Kg sekarang turun menjadi Rp30 ribu per Kg,” sebut Markus.

Sementara untuk pergerakan  bahan pokok jenis lainnya lanjut dia, seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu dan telor kebanyakan masih dengan harga yang sama namun tetap stabil.

Akan tetapi disisi lain,  kalaupun ada komoditas penting lainnya yang bergerak naik, namun kata Markus masih dalam batas kewajaran 

Seperti  komoditas bawang merah, dari harga Rp28 ribu per kg saat ini naik menjadi Rp 30 ribu per Kg. Hal yang sama terjadi pada harga bawang putih harga sebelumnya Rp25 ribu per Kg saat ini naik menjadi Rp30 ribu per Kg.

“Untuk  dua komoditas ini relatif terjadi kenaikan, permasalahannya ketersediaan stok bawang merah ataupun bawang putih sangat tergantung pasokan. Namun intinya ketersediaan stok bahan pokok, masih  cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan  masyarakat,” ujarnya lagi.

Menurut Markus, ada kecenderungan stabilnya harga kebutuhan pokok  masyarakat tersebut, lebih dikarenakan ketersediaan  stok setiap komoditas dipasaran sangat mencukupi.

Karenannya kata dia, kondisi demikian sangat diharapkan akan terjadi, dimana ketersediaan barang di pasaran mampu mencukupi permintaan masyarakat. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*