INFO
Hidroponik Solusi Pertanian Rumah Tangga

Hidroponik Solusi Pertanian Rumah Tangga

MEDIA CENTER, Palangka Raya-Kalangan DPRD Palangka Raya terus mendorong masyarakat dalam konteks rumah tangga yang ada di kota setempat, untuk dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk bertani alias bercocok tanam.

“Salah satunya masyarakat perlu untuk mencoba mengembangkan pola tanam hidroponik sebagai solusi pertanian di perkotaan,”ungkap Ketua DPRD Palangka Raya Sigit K Yunianto, Minggu (16/2/2020).

Kata Sigit, pertanian hidroponik saat ini sudah mulai menjadi trend bagi masyarakat di perkotaan, sebagai upaya menyiasati pemenuhan tanaman hortikultura.

Di sisi lain, pola cocok tanam hidroponik diharapkan diyakini dapat memberikan solusi kepada masyarakat perkotaan, untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber tambahan sumber konsumsi masyarakat.

“Rumah tangga harus mampu mendorong anak didiknya yang nota bene sebagai generasi milenial perkotaan untuk memiliki keahlian, minimal memanfaatkan lahan pekarangan sebagai wadah pertanian kota,”jelasnya lagi.

Memang lanjut Sigit, untuk mengembangkan pertanian atau pola tanam hidropolik ini, masyarakat perlu diberikan pelatihan tentang budi daya hidroponik, mulai dari pemahaman teori kemudian melaksanakan praktik di lapangan.

“Nah, tidak ada salahnya Pemerintah Kota Palangka Raya melalui instansi teknisnya, memberikan sistem pelatihan atau sosialisasi adanya pola pertanian hidroponik ini,”cetusnya.

Banyak keuntungan, pola bercocok tanam atau pengembangan pertanian melalui sistem hidroponik tersebut. Di samping lingkungan nampak asri, di sisi rumah tangga akan dapat meningkatkan keuntungan pada sektor ekonomi.

Komoditas sayur mayur seperti cabai, tomat, seledri, dan lainnya sebagainya bisa dikembangkan melalui pola tanaman hidroponik.

“Masyarakat tidak perlu was-was lagi, terlebih saat menghadapi kenaikan harga dan kelangkaan komoditas pokok di pasaran, karena warga sudah memiliki penyanggah tanaman hidropolik,”sebutnya.

Berkebun dengan cara hidroponik imbuh Sigit, tidak membutuhkan lahan yang luas. Cukup memanfaatkan pekarangan rumah.

“Bisa diawali dengan menanam cabe, semuanya bisa secara bertahap. Nanti hasil dan manfaatnya akan dapat dirasakan,”tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/nd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*