INFO
Jambore On The Air dan On The Internet (Jota-Joti) Pramuka Di Kota Palangka Raya

Jambore On The Air dan On The Internet (Jota-Joti) Pramuka Di Kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Diskominfo Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya fasilitasi kegiatan Jambore Jota-Joti Pramuka yang di gelar di Halaman Kantor Walikota Palangka Raya.  Kegiatan ini digelar selama 2 (dua) hari dari tanggal 19 s/d 20  Oktober 2019.
 
Mofit Saptono selaku ketua panitia Jambore Jota-Joti menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 1.048 peserta yang terdiri dari peserta penggalang berjumlah 240 orang , peserta penegak dan pandega 800 orang, serta peserta pembina pendamping 28 orang.
 
Lanjut Mofit, kegiatan Jambore Jota -Joti ini antara lain : 
1). Lomba Jota – Joti yaitu Lomba foto instagram, lomba video blog instagram, lomba poster. 
2.) Lomba penggalang beraksi yaitu pionering kreasi fungsi, menggambar poster,  lomba rangking satu,  lomba senam kreasi, lomba masak, dan menghias telawang. 
3.) Sosialisasi Jota dan Joti bagi pramuka penggalang, penegak, dan pandega. 
 
Kegiatan ini juga didukung oleh Diskominfo Persandian dan Statistik Provinsi Kalteng, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalteng, Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Diskominfo Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, PT.  Indonesia Comnet Plus sebagai penyedia jaringan WiFi gratis bagi peserta Jambore Jota – Joti. 
 
Yulistra Ivo Azari, Ketua Kwarda Kalteng dalam sambutannya yang di sampaikan oleh Ibnu selaku Ketua Harian Kwarda Kalteng sekaligus menjadi inspektur upacara mengatakan bahwa kegiatan gerakan pramuka ini bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berjiwa patriot,  taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dalam menjaga dan membangun NKRI, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup. 
 
Lanjut Ibnu, pada era globalisasi dewasa ini penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tetapi manusia tetap merupakan faktor penentu yang paling utama.  Untuk itulah, kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat, tandasnya. (MC.Isen Mulang/Win).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*