INFO
Kajian Akhir  Konsep Pengembangan Smart City Berbasis Kearifan Lokal Di Kota Palangka Raya

Kajian Akhir Konsep Pengembangan Smart City Berbasis Kearifan Lokal Di Kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya bersama-sama dengan Tim Peneliti LPPM Universitas Palangka Raya melaksanakan Seminar Akhir mengenai Kajian Konsep Pengembangan Smart City  Berbasiskan  Kearifan Lokal yang di laksanakan di Ruang Rapat Peteng Karuhei I, Kamis (21/11/2019).
 
Plt.Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya, Barit Rayanto mengatakan Konsep pengembangan Smart city  untuk Kota Palangka Raya ini adalah tindaklanjut visi misi kepala daerah, itu yang pertama, dan yang kedua Balitbang bersama- sama dengan Tim Peneliti LPPM dari Universitas Palangka Raya telah melaksanakan kaji banding ke Kota Bandung pada bulan oktober yang lalu. 
 
Jadi tujuan konsep pengembangan Smart City Kota Palangka Raya  ini betul-betul bisa menjawab tantangan yang ada pada visi misi Kepala Daerah dan beberapa hari yang lalu secara langsung kami telah membuka sosialisasi di Kecamatan Pahandut juga berkaitan dengan langkah awal menuju  Kota Palangka Raya Smart City, dan mudah-mudahan Kecamatan Pahandut menjadi salah satu Kecamatan yang siap untuk melakukan layanan berbasis online.
 
Ketua Tim Peneliti LPPM Universitas Palangka Raya Dr.Indrawan Permana  mengatakan Smart City  adalah sebuah kota yang mampu mengelola sumberdaya manusia, alam secara efesien dan efektif, untuk kita bisa sampai pada pengelolaan  Kota yang efesien dan efektif, kita memerlukan teknologi dalam hal ini adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dimana kita hidup dalam era teknologi informasi dan komunikasi yang mendominasi, ini sebuah tantangan zaman artinya mau tidak mau suka tidak suka kita, kita berada di era itu.
 
Kita hidup juga di era yang disebut  dengan istilah era distruktif era yang kalau kita tidak siap kita tidak mampu berkompetisi  dengan teknologi informasi maka kita akan tergilas.
 
Staf Ahli Walikota Palangka Raya bidang hukum Murni Djinu mengatakan untuk Smart City harus dibuatkan Perda karena Smart City ini akan menggunakan anggaran yang cukup besar disamping itu didalamnya ada sarana dan prasarana ada konektivitas yang dari sisi keamanan memang harus dijamin.
 
Tidak main-main pekerjaan Smart City karena itu Kominfo harus memiliki sasaran akhir bahwa rencana  induk tersebut berwujud  pada sebuah perda, tutup Murni (MC.Isen Mulang / Adi) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*