INFO

Kalimantan Tengah Raih Rekor Dunia Menari Manasai Terbanyak

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Puluhan ribu masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah menari Manasai bersama untuk memecahkan rekok MURI, Jumat (31/3/2017). Tidak terkecuali di Kota Palangka Raya yang digelar di Bundaran Besar dengan jumlah penari kurang lebih 22 ribu.

Sejumlah pejabat baik pemerintah Provinsi maupun Kota turut andil dalam pemecahan rekor MURI bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-43 Korem 102 Panju Panjung itu.

Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia juga ikut menari. Begitu pula dengan pejabat lainnya, termasuk Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika dan Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko.

Di Palangka Raya, puluhan ribu masyarakat Kota Cantik terlihat sumringah. Apalagi selain menari bersama, mereka juga disuguhkan hiburan artis Jakarta.

Tidak disangka, Kalteng berhasil memecahkan rekor MURI. Bahkan rekor ini bukan cuma tingkat nasional, tapi internasional. Ini karena Kalteng memperoleh rekor dunia jumlah penari terbanyak yang dilakukan secara serentak di seluruh Kabupaten dan Kota di Kalteng.

Total penari se-Kalteng ada 79.243 orang. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kemudian menerima piagam penghargaan rekor dunia penari terbanyak. Begitu juga dengan piagam penghargaan rekor MURI yang diberikan ke Walikota Palangka Raya, Riban Satia.

Selanjutnya piagam juga diterima Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika dan Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko.

“Dalam rangka HUT ke-43 Korem 102, kami menyampaikan terima kasih kepada Danrem yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan ini. Semoga ini menjadi contoh dalam rangka meningkatkan budaya di Kalteng. Tidak memandang dari mana kita berasal, tapi bersama-sama menjunjung tinggi Kalteng yang bermartabat, hidup damai dalam huma betang,” kata Riban Satia.

Di sela sambutannya, Riban mengimbau seluruh warga Palangka Raya untuk menjaga kerukunan antar umat beragama. Selain itu juga mengajak untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih.

Sementara itu Danrem mengatakan tujuan digelarnya tari manasai ini untuk mengangkat budaya lokal. “Siapa lagi yang mengangkat budaya lokal kita, kalau bukan kita sendiri. Di Palangka Raya kurang lebih 22 penari,” ucapnya.

Kapolda Kalteng juga mengucapkan terima kasih kepada Korem 102 Panju Panjung yang menggagas acara menari manasai yang digelar serentak diseluruh kabupaten dan kota di Bumi Tambun Bungai ini. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*