INFO

Kaum Perempuan Kristen agar Dapat melaksanakan Kasih Persaudaraan antar Sesama

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walaupun kita begitu banyak melakukan kegiatan perayaan Natal tahun ini, begitu banyak memerlukan dana, seperti kata firman Tuhan kalau kita imani secara sungguh-sungguh, jangan khawatir semua akan Tuhan cukupi, itu terbukti selama kepengurusan kami dengan dua kali mengadakan perayaan Natal tahun 2018 dan 2019 ini, semuanya tercukupi bahkan memiliki dana yang plus, demikian yang disampaikan dr. Winei Rubay selaku Ketua Seksi Pelayanan Perempuan (SPPer) GKE Galilea pada Perayaan Natal SPPer GKE Galilea Tahun 2019, di Gereja Galilea Jl. Damang Batu Kota Palangka Raya, Jumat (13/12/2019).

Sementara Yurbaya Rahen selaku Ketua Komisi Pelayanan Perempuan Resort Pahandut Palangka Raya Hilir menyampaikan apresiasinya kepada kaum perempuan, Yurbaya sangat menghargai peranan kaum perempuan, sebagai istri, sebagai ibu dan bekerja di instansi pemerintah maupun swasta tetapi masih tetap bisa meluangkan waktu untuk kebersamaan yang nyata pada saat ini, sehingga terselenggaranya natal ini dengan sangat baik, lancar, itu semua atas kasih penyertaan Tuhan.

Hendaknya Natal ini bukan sebagai perayaan tahunan yang hanya bersifat seremonial, tetapi ini betul-betul merupakan respon iman kita selaku umat kristiani atas kasih karunia Allah terhadap kehidupan kita yang dinyatakan dengan kelahiran putra tunggal-Nya Yesus Kristus ke dalam dunia pada 2000 tahun yang lampau, lanjut Yurbaya.

Peristiwa kelahiran itu menunjukan betapa Tuhan mengasihi kita, mengutus anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia untuk menebus dosa umat manusia yang percaya kepadaNya.

Sebagaimana tema yang sudah ditetapkan pada tahun ini memang luar biasa ungkap Yurbaya, “Hiduplah sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” (Bdk.Yoh 15:14-15).

Tema ini memiliki makna yang dalam, dimana kita boleh menerapkan konsep hukum kasih yang diinginkan yaitu kasih persaudaraan, dimana kasih persaudaraan itu akan tercermin disegenap aktifitas keberadaan kita, dalam pergaulan kita, baik terhadap sesama kaum Nasrani juga terhadap orang-orang yang tidak seiman.

Tuhan sudah percayakan kepada kita semua untuk melaksanakan kasih persaudaraan itu dalam kehidupan kita, bukan hanya dalam bergereja, masyarakat dan dalam keluarga, tetapi peran perempuan Kristen juga sangat dibutuhkan untuk tetap menjadi bagian dari pembangunan bangsa dan negara.

Oleh karena itu kata Yurbaya sebagai perempuan Kristen agar dapat meningkatkan potensi diri sehingga bisa menjadi perempuan sebagai agen perubahan, yang menjadi suri tauladan bagi perempuan yang lainnya.

Allah telah memakai kaum perempuan masa kini untuk berbuat dan bertindak demi keselamatan dan kesejahteraan bagi banyak orang, karena itu melalui momentum perayaan Natal Yurbaya mengajak kita semua secara khusus kaum perempuan hendaknya memiliki rasa empati dan selalu memberkati setiap orang dengan tutur kata dan perbuatan serta selalu menjalin persahabatan yang tulus dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan, sehingga tercipta kehidupan yang rukun damai dan harmonis, sehingga Damai Natal sungguh-sungguh dapat kita rasakan dan nikmati dalam kehidupan kita seluruh umat manusia, puangkasnya. (MC. Isen Mulang/Ykris) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*