TERKINI

Kecamatan Jekan Raya Dapat Jatah 61 Program Prioritas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Giliran Kecamatan Jekan Raya mengadakan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), Selasa (27/2/2018). Sama seperti Musrenbang Kecamatan Sebangau, di Musrenbang Jekan Raya ini juga dibuka oleh Walikota Palangka Raya, Riban Satia.

Dalam Musrenbang ini juga dihadiri beberapa kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD). Musrenbang kecamatan dilakukan untuk membahas program prioritas usulan dari tingkat rukun tetangga (RT) yang disampaikan oleh kelurahan.

Sama dengan kecamatan lain, Kecamatan Jekan Raya mendapatkan jatah 61 usulan program prioritas untuk direalisasikan di APBD 2019. Ke-61 program prioritas tersebut nantinya akan diajukan ke forum SOPD saat Musrenbang tingkat kota.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu 
menjelaskan dalam Musrenbang kecamatan hanya membahas usulan yang bisa di-input dalam aplikasi sistem informasi perencanaan pembangunan daerah (SIPPD).

Program yang di-input ke SIPPD adalah usulan yang lolos di Musrenbang kelurahan berdasarkan hasil skoring atau kesepakatan antara camat, lurah, dan aparatur kelurahan. Dalam forum SOPD, nantinya usulan dari kecamatan juga dirangking.

“Dari empat kelurahan total usulan masyarakat ada 335 program. Kemudian dikerucutkan di tingkat kecamatan menjadi 172 usulan. Selanjutnya dari 172 usulan ini dikerucutkan lagi hanya 61 usulan yang bisa diakomodir di 2019,” terangnya.

Hera menuturkan pelaksanaan Musrenbang melalaui SIPPD yang diterapkan ini agar tidak lepas dari rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan KUA-PPAS 2019. 

“Dengan cara seperti itu agar tidak ada lagi program yang masuk di tengah perjalanan, karena pemerintah telah mengalokasikan anggaran 30 persen dari belanja modal yang masuk pada program pemerintah daerah,” paparnya.

Sementara itu dalam arahannya Walikota Palangka Raya, Riban Satia mengharapkan setiap usulan harus disusun dengan memperhatikan berbagai aspek seperti kesejahteraan yakni tercapainya indikator makro pada RPJMD 2013-2018 dan indikator kinerja 2018.

Di antaranya target pertumbuhan ekonomi Palangka Raya 8,08 persen, menurunnya angka kemiskinan 2.19 persen, pemerataan pendapatan 0,27 persen, tercapainya indeks pembangunan manusia 81,44 persen, dan terkendalinya laju inflasi di 2018 sebesar 5,45 persen. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*