INFO
Kualitas Fisik Infrastruktur Jangan di Bawah Standar

Kualitas Fisik Infrastruktur Jangan di Bawah Standar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin bersama sejumlah jajarannya melakukan peninjauan proyek pembangunan fisik infrastruktur. Baik infrastruktur  jalan, drainase, box culvert  hingga rehabilitasi saluran pengendali banjir pada sejumlah lokasi di kota Palangka Raya.

Seperti di kawasan Petuk Katimpun Jalan Tjilik Riwut Km 10, orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya ini meninjau proyek rehabilitasi saluran pengendali banjir.

Sedangkan di pemukiman penduduk Jalan Mahir Mahar Km 8, walikota termuda di Indonesia ini meninjau secara langsung fisik pembangunan jalan, drainase dan box culvert. Peninjauan serupa juga dilakukan walikota Fairid ke Jalan Piranha dan kawasan Jalan Temanggung Tilung.

Fairid menekankan bahwa pengerjaan proyek fisik infrastruktur tersebut akan terus dipacu penyelesaiannya, serta tetap konsisten dari segi kualitas dan kuantitas jangan sampai hasilnya di bawah standar.

“Itu semua adalah komitmen dalam mendukung visi dan misi pemerintahan kami, yakni terkait pelayanan publik. Jika dilihat dari situasi dan kondisi yang diperlukan, maka pelayanan publik di bidang infrastruktur menjadi prioritas kami,” ungkapnya, Selasa (20/8/2019), disela peninjauan.

Dijelaskan, penanganan infrastruktur terutama pemenuhan akan jalan di wilayah Kota Palangka Raya, maka yang menjadi kewenangan pemerintah kota dalam penyelesaiannya ada sepanjang 911 Km.

Dari jangkauan seluas itu, maka ada 46 persen terjadi  kerusakan jalan yang sudah terbangun. “Maka itu program perbaikan menjadi tantangan bagi kami untuk menekan 46 persen ketitik terendah mungkin,” sebutnya.

Adapun dalam peninjauan tersebut lanjut Fairid, tidak lain untuk menegaskan kepada pihak terkait dan pelaksana proyek agar terus memaksimalkan penyelesaianya sesuai dengan target kontrak.

” Bagaimana perjalanan program dan progress proyek  pelaksanaan ini terus kita tekankan agar tepat waktu sejalan dengan kualitas fisik yang bermutu,” tukasnya.

Ditanya terkait dengan adanya bangunan melanggar GSB dari kegiatan fisik itu, menurut Fairid, pihaknya sudah menginformasikan kepada warga bahwa ada pembangunan infrastruktur jalan maupun drainase.

“Intinya tidak ada kendala, warga juga memahami karena ini semua untuk kepentingan  bersama,” ujarnya.

Ditempat yang sama Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya, Albert Tombak mengungkapkan, kegiatan peninjauan walikota tersebut adalah kegiatan rutin guna mengetahui capaian atau progress pembangunan fisik yang telah dilakukan.

“Pak wali memastikan bagaimana ataupun sejauhmana progress dari pembangunan fisik infrastruktur jalan dan drainase,” tuturnya.

Ia menambahkan untuk infrastruktur jalan yang saat ini sedang dikerjakan antara lain, Jalan Mahir Mahar, Jalan Bukit Kaminting dan kawasan Jalan Bangaris yang kesemuanya bersumber menggunakan alokasi dana khusus. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*