INFO
Lagi,  Dishub Palangka Raya Bersihkan Jalan dari Parkir Liar

Lagi, Dishub Palangka Raya Bersihkan Jalan dari Parkir Liar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui suku Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, tampaknya berkomitmen penuh untuk menindak parkir-parkir liar di tepi jalan yang dirasakan mengganggu kenyamanan pengguna jalan umum.

Seperti parkir liar yang berada di depan RSUD Doris Sylvanus tepatnya di tepi Jalan Tambun Bungai, setelah pada akhir pekan kemaren ditertibkan keberadaannya oleh Dishub Kota Palangka Raya dan tim satgas, kini Dishub Kota Cantik tersebut pada Senin (13/1/2020), kembali melakukan penertiban kendaraan yang parkir tidak sesuai aturan.

“Sebagai bentuk penindakan, dilakukan penggembosan ban dari mobil-mobil yang parkir menyalahi aturan,”ungkap Kepala Dishub Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan, disela penertiban.

Dikatakan, setiap pelanggaran akan ditindak tegas sebagaimana diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ Pasal 287 Ayat 1 dan juga Perda Kota Palangka Raya Nomor 3 Tahun 2016 tentang Retribusi Daerah.

Disisi lain Alman mengungkapkan, adanya kegiatan penertiban dan penindakan dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang masuk ke pemerintah kota, yang mengeluhkan banyaknya kendaraan parkir sembarangan hingga membuat macet arus lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Seperti Jalan Tambun Bungai ini tidak terlalu lebar, sehingga akan macet bila ada kendaraan yang parkir sembarangan karena akan memakan setengah badan jalan,” ujarnya, “Maka itulah, jalan itu harus steril. Jika masih ada yang melanggar, kedepannya kami akan gandeng pihak kepolisian untuk tindakan tilang,” tambahnya menegaskan.

Pihaknya sebut Alman, juga sudah berkoordinasi dengan direktur RSUD Doris Sylvanus, agar mengimbau semua karyawan maupun tamu rumah sakit untuk tidak parkir di tepi jalan utama serta mengintensifkan patrol security untuk mengimbau pengguna kendaraan agar tak parkir di tepi jalan di depan RSUD.

“Kewenangan kami sebatas penegakkan peraturan dan sosialisasi kepada masyarakat agar mentaati aturan. Untuk ketersediaan lahan parkir, itu merupakan kewajiban pihak RSUD sebagai user,”terangnya.

Selebihnya Alman mengatakan, sosialisasi tidak parkir sembarangan ini sudah dilakukan sejak 2019.”Harapan kami semoga seluruh masyarakat bisa mentaati demi kenyamanan bersama,”harapnya.

Sementara itu Direktur RSUD Doris Sylvanus, Yayu Indriaty mengatakan, kondisi jalan dua arah yang sempit dan cukup banyak pengunjung yang masuk ke RSUD dalam satu hari serta kapasitas parkir yang tidak mencukupi menjadi problem tersendiri.

Disebutkan, sekitar 500 – 600 kendaraan roda 4 dan roda 2 dalam sehari menggunakan parkir disana. Selain itu juga petugas rumah sakit yang berjumlah sekitar 1200 dan pengunjung rawat jalan setiap harinya mencapai 400-500 orang dan ditambah pasien rawat inap.Dengan kondisi ini pihak rumah sakit terus mencari solusi untuk permasalahan parkir tersebut

“Setelah pada 2019 kemaren berkoordinaasi dengan pihak terkait, tahun ini adalah implementasinya. Jadi kami memang sudah sepakat untuk tertibkan areal sekitar Jalan Tambun Bungai,”tandasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*