INFO

Lagi, Satgas Kota Palangka Raya Gelar Operasi Yustisi/Razia Masker

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Satgas Gabungan Kota Palangka Raya, sekali lagi menyelenggarakan Operasi Yustisi pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 di ruas Jalan Diponegoro tepatnya di depan Kantor Kecamatan Pahandut, Selasa (5/10/2021).

Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, bahwa pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 ini kita lakukan dimana petugas gabungan baik TNI-Polri, Kejaksaan Tinggi, Tim Kesehatan, BPBD, hingga Satpol PP, Dishub, Diskominfo dan petugas PPKM Kecamatan Pahandut yang dipimpin langsung oleh Camat Pahandut Berlianto terus menggencarkan Operasi Yustisi untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat hingga Daerah.

Emi menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi tersebut, pihaknya bersama petugas gabungan berhasil menjaring 26 orang pelanggar yang dikenai sanksi admimistratif maupun sanksi kerja sosial dan kesemua pelanggar itu terjaring Operasi Yustisi karena tidak menggunakan masker saat melintas atau beraktivitas di jalan ini.

“Dalam pelaksanaan Operasi Yustisi kali ini, dari 26 orang pelanggar yang terjaring terdapat 7 orang yang dikenakan denda administratif sebesar Rp. 100.000 dan 19 orang dikenai sanksi kerja sosial (menyapu mengumpulkan sampah) sekaligus para pelanggar di swab antigen di tempat oleh Tim Kesehatan kita dengan hasil semuanya negatif”.

“Mengapa operasi yustisi kali ini langsung dilakukan test swab antigen kepada para pelanggar, kita ingin langsung melakukan tes acak terhadap warga Kota Palangka Raya yang melanggar protokol kesehatan, apakah mereka terkonfimasi atau tidak, ternyata alhamdulillah hasilnya negatif semua” jelas Emi.

“Harapan kita, dengan gencarnya satgas gabungan melaksanakan operasi yustisi seperti ini dapat terus menekan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kota Palangka Raya” tutup Emi. (MC. Isen Mulang/Juliadie-Saudi/wspd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*