INFO
Lewat Cerdas Cermat Museum, Bangun Karakter Sadar Budaya

Lewat Cerdas Cermat Museum, Bangun Karakter Sadar Budaya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kegiatan Lomba Cerdas Cermat yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disabudpar) Provinsi Kalteng melalui UPT. Museum Balanga  di Kota Palangka Raya, diharapkan dapat mendorong penguatan, pemahaman dan wawasan para generasi seni, kebudayaan dan kearifan lokal serta perjuangan para pendahulu.

“Lomba ini salah satu upaya  untuk memperkuat wawasan para anak didik, agar sadar akan kultur budaya  maupun pilosofi serta sejarah daerah. Salah satunya melalui keberadaan museum,” kata Kepala  Disbudpar Kalteng, Guntur Talajan, usai membuka secara resmi lomba cerdas cermat dan lomba melukis, di Aula UPT Museum
Balanga, Selasa (6/8/2019).

Guntur mengungkapkan, jika museum saat ini tidak hanya sebagai ruang koleksi atau benda-benda bersejarah, tetapi  keberadaan museum dapat menumbuhkan karakter  generasi penerus untuk memiliki kesadaran akan kultur dan budayanya.

Sementara itu kata dia, lomba cerdas cermat museum yang digelar saat ini, menjadi salah satu  program pemerintah, baik pusat maupun daerah, dengan tujuan agar masyarakat maupun pelajar dapat menjadikan museum sebagai tempat menumbuh kembangkan rasa kecintaan terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa.

“Benda-benda yang tergambar dalam sejarah terpampang pada museum sekaligus tergambar kebijakan museum yang dapat mencerminkan kepribadian bangsa sebagai bentuk ketahanan nasional, dan menunjukan wawasan nusantara yang kita miliki sebagai masyarakat,” ucap Guntur.

Pada kesempatan yang sama,  Kepala UPT Museum Balanga, Maliaki, menjelaskan penyelenggaraan kegiatan lomba cerdas cermat tersebut,  tidak terlepas dari partisipasi lembaga pendidikan yang menunjang pengembangan pelestarian sejarah budaya, khususnya di Bumi Tambun Bungai.

“Upaya pengembangan kepariwisataan dan budaya bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas yang harus diemban bersama antara pemerintah dan masyakarat,” ucapnya.

Menurut Maliaki, bila hal itu bisa dilakukan, maka segala warisan lama baik berupa adat istiadat, sejarah dan budaya, permainan tradisional, makanan khas daerah dapat terus dilestarikan serta disebarluaskan. Sehingga dapat dihayati oleh masyarakat Indonesia bahkan mancanegara.

Adapun lomba cerdas cermat itu sendiri diikuti sebanyak 24 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kota Palangka Raya. Setiap sekolah diwakilkan masing-masing  tiga orang siswa-siswa terbaik dan berprestasi. Selain cerdas cermat, ditempat yang sama UPT Musium Balangan juga menggelar lomba melukis. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*