INFO

Lintas SKPD Bahas Lokasi untuk Penangkaran Rusa

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya, Ikhwansyah memimpin rapat untuk membahas lokasi yang akan digunakan untuk penangkaran rusa di Kelurahan Kanarakan, Kecamatan Bukit Batu, Jumat (9/6/2017).

Rapat yang diselenggarakan di aula Bappeda ini dihadiri Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Sabirin Muchtar, Kabid dari Bappeda Margalis, Lurah Kanarakan, dan perwakilan kelompok tani yang lahannya akan dibeli untuk penangkaran rusa.

Hadir pula Murwono perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BNP) Palangka Raya. Dalam sambutannya Ikhwansyah mengatakan lahan yang dibutuhkan untuk penangkaran rusa seluas 200 hektare, namun di APBD 2017 baru dianggarkan dana untuk biaya pembebasan lahan seluas 25 hektare.

Kata Ikhwansyah anggaran untuk pembebasan lahan berada di dinas perumahan rakyat dan permukiman. Hanya saja dalam rapat ini penentuan lokasi belum final, karena lahan untuk penangkaran rusa statusnya adalah hutan produksi (HKP).

Selain itu di era 1990-an di lokasi ini dulunya pemerintah pusat sudah mencadangkan sebagai kawasan transmigrasi. Untuk itu dalam rapat ini perwakilan BPN menyarankan kepada pemerintah kota menyampaikan surat ke Kementerian Transmigrasi untuk mengetahui apakah di lokasi yang akan digunakan sebagai tempat penangkaran rusa itu masih dicadangkan sebagai kawasan transmigrasi atau tidak.

Selain itu sebagian lokasi yang akan dimanfaatkan untuk penangkaran rusa juga masuk kawasan perizinan perkebunan kelapa sawit milik PT Best. Menyikapi kondisi ini Ikhwansyah mengusulkan bagaimana jika luasan lahan izin PT Best dikurangi untuk kepentingan penangkaran rusa.

Sementara itu Sabirin Muchtar mengatakan pada prinsipnya dinas perumahan rakyat dan permukiman siap membantu mensukseskan program penangkaran rusa sesuai keinginan walikota sebelum masa jabatannya berakhir pada 2018. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*