INFO

Mahasiswa UNKRIP Palangka Raya Audiensi Dengan Walikota

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Mahasiswa Universitas Kristen Palangka Raya (UNKRIP) melakukan audiensi dengan Walikota Palangka Riban Satia di rumah jabatan Jalan Diponegoro, Minggu (16/7/2017) pukul 12.00 WIB.

Audiensi ini dilakukan dalam rangka penyampaian rencana kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) yang akan dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sabaru dan Kereng Bangkirai, Palangka Raya.

Kehadiran para mahasiswa ini juga didampingi oleh Ketua LPKM Unkrip Elia Embang, Wakil Rektor I Unkrip Tresia Kristiana, dan beberapa dosen.

Dalam paparannya Elia Embang mengatakan pada tahun ajaran 2016-2017 ini ada 122 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN. Mereka berasal dari fakultas teknik, FISIP, perikanan, dan peternakan.

Selain memaparkan kondisi kampusnya, Elia Embang juga menyampaikan kebutuhan yang diperlukan anak didiknya selama mengikuti KKN di lapangan bersama masyarakat.

Khusus mahasiswa jurusan peternakan, Elia Embang mengharapkan ada bantuan dari dinas atau pemerintah kota. Bahan yang dibutuhkan untuk praktek misalnya bahan baku, sedangkan untuk alat untuk membuat pakan sudah ada.

Dalam pertemuan ini pihak UNKRIP juga mengajukan proposal program, namun oleh walikota dijanjikan tahun depan, sebab untuk tahun ini pelaksanaan APBD sudah berjalan sesuai rencana program yang sudah dibahas pada 2016.

Khusus usulan bahan praktek, walikota justru menyarankan mahasiswa tidak terlalu muluk-muluk untuk membuat kegiatan praktek. Mereka justru disarankan membuat pakan ternak dari bahan paling mudah didapat di lingkungan sekitar.

Meski demikian usulan mereka tetap diakomodasi. Nantinya pihak kampus akan membuat proposal yang disampaikan ke walikota untuk diteruskan ke dinas, siapa tahu usulan calon mahasiswa KKN Unkrip bisa difasilitasi melalui program dinas.

Alternatif lainnya walikota juga menawari mahasiswa Unkrip untuk KKN di lokasi ternaknya. Dalam kesempatan ini walikota juga manasehati kepada mahasiswa Unkrip untuk giat belajar meski banyak mereka dari keluarga petani dari pelosok daerah di Provinsi Kalimantan Tengah ini. 

Justru menurut walikota kebanyakan orang-orang sukses itu berasal dari anak kurang mampu, karena mereka memiliki semangat juang yang pantang menyerah untuk mencari ilmu. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*