INFO
Menteri PPPA, Yohana Yembise Peringati Hari Ibu di Palangka Raya

Menteri PPPA, Yohana Yembise Peringati Hari Ibu di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Meski untuk tahun 2018 ini Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-90, puncak pelaksanaannya akan diselenggarakan pada tanggal 22 Desember 2018 di Bukittinggi, Sumatera Barat. Namun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut menyemarakkan hari kaum perempuan tersebut di Kota Palangka Raya dan dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Kamis (13/12/2018)

Berdasarkan release resmi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, PHI ke-90 ini mempunyai tujuan untuk  mewujudkan peningkatan perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. 

Oleh karenanya, tema PHI ke-90 yang mengangkat tema Bersama Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-Laki dalam Membangun Ketahanan Keluarga untuk Kesejahteraan Bangsa, menjadi sangat kontekstual dan relevan untuk kondisi saat ini. 

Perjuangan atas pengakuan dan pemenuhan hak-hak perempuan, termasuk terhindar dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi dapat disinergiskan dengan upaya penyadaran kepada berbagai pihak, terutama kepada kelompok laki-laki akan peran strategis kaum perempuan dalam pembangunan bangsa ini.

Adapun kegiatan rangkaian PHI di Kota Palangka Raya dilaksanakan selama dua hari di kota Palangka Raya dihadiri sekitar 500 orang dari seluruh lapisan masyarakat (organisasi perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengusaha, organisasi perempuan serta masyarakat umum).

Serangkaian kegiatannya adalah dialog antar generasi, berbagai perlombaan, donor darah, layanan kesehatan gratis, kunjungan sosial ke Panti Werda Sinta Rangkang serta pameran Expo Usaha Kecil dan Menengah produk-produk perempuan. 

Menteri Yohana berharap momentum PHI ke-90 tahun ini, dapat menjadi bahan renungan dan mampu menumbuhkan kesadaran kuat  bagi masyarakat, bahwa membangun kebersamaan perempuan dan laki-laki dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi.

“Kaum perempuan saat ini, sejatinya akan memperkuat ketahanan keluarga, yang pada akhirnya akan bermuara pada meningkatnya kesejahteraan bangsa,” ucap Yohana. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*