INFO
Parkir Berlangganan Solusi Naikan Realisasi PAD

Parkir Berlangganan Solusi Naikan Realisasi PAD

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Realisasi pajak parkir di Kota Palangka Raya cukup besar. Di 2018 saja realisasi pajak parkir mencapi Rp584,9 miliar.

Kemajuan pajak parkir terus naik signifikan selama empat tahun terakhir. Di 2014 realisasi pajak parkir Rp392,4 miliar, kemudian di 2015 naik menjadi Rp527,1 miliar.

Selanjutnya di 2016 turun menjadi Rp433,7 miliar, namun di 2017 naik lagi menjadi Rp538,3 miliar. Naik turunnya pajak parkir ini karena masih ada objek pajak yang belum aktif atau tutup.

Data dari Tim Ahli Analisa Potensi Pajak Daerah Kota Palangka Raya dari Universitas Brawijaya diketahui di 2014 saja ada 44 objek pajak parkir belum aktif atau tutup.

“Kemudian 2015 ada 52 tempat, 2016 ada 111 tempat, 2017 ada 125 tempat, dan 2018 ada 125 tempat,” kata Tim Ahli Analisa Potensi Pajak Daerah Kota Palangka Raya dari Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Titov saat paparan analisa potensi pajak daerah di Ruang Peteng Karuhei I, Senin (24/6/2019).

Tim mendapati belum optimalnya target PAD di Kota Palangka Raya karena masih ada tumpang tindih antara retribusi parkir dan pajak parkir serta penguasaan lahan parkir oleh pribadi atau kelompok tertentu.

Karena itu tim merekomendasikan jika pajak parkir bisa ditingkatkan lagi maka pemerintah daerah harus menjalin kerja sama dengan kepolisian dan dinas teknis untuk penerapan parkir berlangganan serta peningkatan kesejahteraan juru parkir dan updating lokasi parkir. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*