TERKINI

Pelaku UMKM : Agar Pihak Bank Memberikan Keringanan Cicilan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dampak wabah Virus Corona atau Covid-19 telah menjalar juga terhadap Usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Palangka Raya. Dimana masyarakat mengikuti anjuran pemerintah pusat agar masyarakat tinggal di rumah demi menekan penyebaran Covid-19, agar tak semakin masif.

Pandemi ini juga membuat salah satu pengusaha ponsel Rahmat (19), pedagang ponsel di salah satu UMKM di Jalan Lintas Kurun merasakan imbas dari kebijakan pemerintah untuk berdiam diri di rumah. Meskipun sepanjang Jalan Lintas Kurun Kelurahan Pahandut Seberang tempatnya berjualan tidak ditutup, tetapi pengunjung yang singgah semakin hari, semakin berkurang karena memilih menetap di rumah.

Saat dihubungi Media Center Palangka Raya pada Selasa (7/4/2020), Rahmat mengatakan tokonya jadi sepi pembeli karena wabah virus corona.

“Iya, toko saya jadi sepi karena corona tetapi kami pedagang di sini tidak bisa berbuat apa-apa, pemerintah buat kebijakan seperti itu, untuk kebaikan kita semua juga” kata dia.

Namun, Rahmat menyebutkan secara global angka omzet (pendapatan) tokonya sebelum wabah virus corona dan setelah virus masuk ke Indonesia.

“Kira-kira setelah lebih dari seminggu ini, turun lebih 50 persen. Biasanya bisa mendapatkan sampai 1 juta lebih, sekarang 200 sampai 300 ribu saja sudah bersyukur”, tutur Rahmat.

Dan ini menurut Rahmat membuat dia kesulitan kewajiban pembayaran angsuran pinjaman di salah satu bank milik pemerintah.

“Saya ada mendengar tentang memberikan keringanan kepada nasabah kredit seperti kami ini, apakah itu dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok atau bunga, perpanjangan waktu, dan lain-lain, tetapi setelah saya tanyakan baru-baru ini, kebijakan itu belum turun ke mereka (bank)”, ujar Rahmat

Rahmat berharap Keringanan yang diberikan Bank nanti berlaku bagi seluruh nasabah yang terdampak COVID-19, baik secara langsung maupun tidak langsung. (MC. Isen Mulang/Bam/tn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*