INFO
Pelantikan dan Pengukuhan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah

Pelantikan dan Pengukuhan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelantikan Pengurus dan Pengukuhan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kalimantan Tengah bertempat di Hotel M Bahalap Jl. RTA Milono Kota Palangka Raya, Kamis (19/9/2019).

Ketua PSMTI Pusat, David Herman Jaya dalam sambutannya mengatakan yang menarik dari Kota Palangka Raya adalah lambang Kota ini yang berbentuk perisai sangat memiliki makna atau filosofi salah satunya  keberanian dalam membangun Palangka Raya dengan modal alam, tenaga demi kejayaan negara pada umumnya dan rakyat Kalimantan Tengah pada khususnya.

Hal ini sangat sejalan dengan Visi Misi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa untuk bersama-sama seluruh komponen bangsa Indonesia ikut serta berkiprah dalam pemersatuan Republik Indonesia menuju rakyat adil dan makmur di dalam melaksanakan tujuan ini semua harus didasarkan pada Pancasila Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka sebagai salah satu suku Tionghoa harus mampu menciptakan suasana kehidupan bermasyarakat, bernegara yang harmonis dengan suku Dayak, Banjar, Jawa, Madura, Sunda, Bali, Batak dan suku-suku lain yang ada di provinsi Kalimantan Tengah ini. Dengan kesadaran rentannya bangsa Indonesia dari perpecahan karena perbedaan ras, suku dan agama, maka suku Tionghoa bersama suku lain harus siap berdiri di barisan untuk terus mempertahankan kesatuan bangsa.

David meyakini kita semua sepakat bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati yang tidak bisa ditolak dan digoyahkan oleh apapun dengan sikap ini kita akan saling memperkuat kerja sama dan sinergi membangun Indonesia khususnya Kalimantan Tengah dalam segala aspek kehidupan.

Semua ini bukanlah pilihan tetapi keharusan karena bagi suku Tionghoa Indonesia berkarya bagi bangsa adalah kewajiban yang harus dipenuhi, dalam mandarin ada suatu pepatah mengatakan setia kepada pemimpin dan mencintai negara ialah filsafat yang memegang teguh di dalam berbakti pada tanah air, bangsa dan negara kita Indonesia. (MC. Isen Mulang/Fauji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*