TERKINI
Pelatihan Goverment Process Engineering Untuk ASN

Pelatihan Goverment Process Engineering Untuk ASN

MEDIA CENTER, Palangka Raya-Kegiatan Pelatihan Goverment Transformation Academy (GTA) oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Banjarmasin yang bekerjasama dengan Badan Penyembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah. kegiatan pelatihan bertempat di Kantor BPSDM Prov Kalteng Jalan Ais Nasution, Kota Palangka Raya, dimulai dari tanggal 25 Oktober sampai dengan 29 Okober 2021.

Salah satu kegiatan yaitu pelatihan Business Process Engineer (BPE) dengan metode pelatihan Full Online dan Blended (gabungan online dan offline) dan durasi pelatihan 60 Jam Pelajaran, dengan 2 tenaga pengajar dari Kementrian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo) yaitu Randy Dwi Pranaputra dan Aria Yudisatria.

“Pelatihan ini dirancang untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dalam administrasi dan pelayanan publik. Pengetahuan tentang rekayasa proses bisnis memungkinkan personel pemerintah meningkatkan fungsi pemerintah”, jelas Randy Dwi Pranaputra dalam sesi pelatihan, Jumat (29/10/2021).

Business Process Engineer menggunakan pendekatan manajemen bisnis berfokus pada analisis dan desain alur kerja dan proses bisnis dalam sebuah organisasi. Pada pelatihan ini framework Business Process Reengineering (BPR) digunakan pada konteks Pemerintah yang tujuannya adalah untuk membantu organisasi memikirkan kembali proses bisnis mereka dalam meningkatkan pelayanan kepada publik.

Output dari Pelatihan ini, peserta memiliki kompetensi dalam melakukan rekayasa proses bisnis, yang diindikasikan dengan kemampuan: Mengetahui arah kebijakan SPBE, Menjelaskan ruang lingkup rekayasa proses bisnis, Menggunakan aplikasi pendukung rekayasa proses bisnis, Mengidentifikasi permasalahan, Melakukan pemetaan proses As-Is, Melakukan analisis proses As-Is, Menyusun rekayasa proses To-Be, Menyusun perencanaan implementasi, Menyusun perencanaan monitoring dan evaluasi, Menyusun laporan rancangan by rekayasa proses bisnis.

“Di akhir pelatihan, masing-masing peserta akan menghasilkan output produk pembelajaran berupa Dokumen Laporan Rancangan Rekayasa Proses Bisnis untuk perbaikan kinerja pada unit/satuan kerja peserta pelatihan.”, ungkap Aria Yudisatria juga menambahkan penjelasan tentang BPE. (MC Isen Mulang/bamw/wspd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*