INFO
Pelepasliaran Pertama di 2020: Tiga Orangutan Kembali ke Habitat Alami di TNBBBR Katingan

Pelepasliaran Pertama di 2020: Tiga Orangutan Kembali ke Habitat Alami di TNBBBR Katingan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tiga orangutan hasil proses rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng Palangka Raya kembali dilepasliarkan ke habitat alami di hutan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), Kabupaten Katingan.

Pelepasliaran ini bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, USAID LESTARI. Pelepasliaran ini merupakan yang pertama kali mengawali tahun 2020.

Pelepasliaran kali ini menambah populasi orangutan hasil rehabilitasi di TNBBBR menjadi 166 individu. Ketiga orangutan yang dilepasliarkan ini terdiri dari 1 jantan (Chio) dan 2 betina (Rizky dan Mia) yang usianya antara 13-18 tahun.

Ketiga hewan yang dilindungi ini diberangkatkan dari Nyaru Menteng langsung ke DAS Hiran dalam perjalanan yang diperkirakan berlangsung selama 19 jam.

DAS Hiran wilayah TNBBBR mulai dimanfaatkan sebagai daerah pelepasliaran orangutan sejak Agustus 2019. Daerah ini telah menampung 33 orangutan yang dilepasliarkan dalam 4 kali pelepasliaran.

Jamartin Sihite, CEO Yayasan BOS mengatakan ketiga orangutan yang dilepasliarkan kali ini telah menjalani tahap hidup di pulau pra-pelepasliaran yang dipantau secara ketat oleh tim.

“Di pulau pra-pelepasliaran, para orangutan mempraktikkan semua keterampilan yang dipelajari sebelumnya untuk bekal menyintas di alam liar. Salah satu pulau pra-pelepasliaran terletak di Gugusan Pulau Salat, Kabupaten Pulang Pisau. Wilayah ini adalah lahan konservasi seluas 2.089 hektare hasil kemitraan antara PT Sawit Sumbermas Sarana dan Yayasan BOS,” katanya, Sabtu (18/1/2020).

Sihite menambahkan untuk mendukung kesuksesan upaya konservasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Yayasan BOS selalu bekerja sama dengan pemerintah.

Yayasan BOS juga memberikan penghargaan atas dukungan dan kontribusi sejumlah mitra seperti masyarakat Kabupaten Katingan dan Kabupaten Pulang Pisau, para mitra global (BOS Australia, BOS Inggris, BOS Jerman, BOS Swiss, dan Save the Orangutan), lembaga seperti USAID LESTARI, donor dari dunia usaha seperti PT SSMS, dan lembaga konservasi. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*