INFO
Pembentukan Raperda Bukan Sekedar Proses

Pembentukan Raperda Bukan Sekedar Proses

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin menyampaikan pendapatnya terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Palangka Raya.

Ketiga Raperda itu, yakni Raperda tentang penanggulangan penyakit demam berdarah dengue (DBD), Raperda tentang penyelenggaran pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Raperda tentang penyelenggaraan keolahragaan.

Pendapat atas tiga raperda ini disampaikan walikota dalam rapat paripurna DPRD Palangka Raya, dengan agenda pidato pendapat walikota Palangka Raya terhadap beberapa Raperda inisiatif DPRD, Jumat (19/7) di ruang paripurna gedung DPRD Kota Palangka Raya.

Dalam paripurna itu Fairid mengatakan, jika dalam perspektif pemerintahan daerah, maka pembentukan peraturan daerah bukanlah semata-mata sebuah proses, atau hanya menyusun pasal-pasal serta ayat-ayat sehingga menjadi sebuah peraturan.

“Semuanya lebih dari itu, karena pembentukan peraturan daerah harus melalui pekerjaan rumit dan penuh pemikiran yang mendalam ketika merancang,” ungkapnya.

Lebih lanjut walikota termuda di Indonesia ini memaparkan satu persatu pendapatnya. Antara lain untuk Raperda tentang penanggulangan penyakit DBD, raperda ini kata dia sangat tepat mengingat warga Kota Cantik pernah terserang penyakit DBD yang kasusnya cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

“Kasus DBD di Palangka Raya cenderung berpotensi menjadi kejadian luar biasa. Dengan adanya raperda ini menjadi dasar hukum dalam pengendalian, pencegahan dan penanggulangan,” tuturnya.

Sedangkan untuk Raperda keolahragaan, tentu menjadi dasar bagi perangkat pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan serta pengembangan. Terutama dilakukan oleh bidang keolahragaan, organisasi keolahragaan, pelaku olahraga serta masyarakat.

Sementara Raperda tentang penyelenggaraan PAUD, produk aturan yang dihasilkan, dapat menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah melalui bidang pendidikan.

“Raperda tentang PAUD ini menjadi acuan hukum bidang pendidikan dalam mengarahkan, membimbing, membantu dan mengawasi penyelenggaraan PAUD di Kota Palangka Raya,” sebutnya.

Selebihnya Fairid berharap tiga raperda tersebut dapat dilakukan pemabahasan lebih lanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Adapun dalam paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit K Yunianto, serta dihadiri jajaran kepala OPD dan Forkopimda lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*