INFO

Pembinaan Penulisan Bahan Bacaan Literasi Berbahasa Daerah

Pembinaan Penulisan Bahan Bacaan Literasi Berbahasa DaerahMEDIA CENTER, Palangka Raya – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan Pembinaan Penulisan Bahan Bacaan Literasi Berbahasa Daerah.

Acara digelar di Aquarius Boutiqul Hotel Palangka Raya ini diikuti oleh para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia, Mahasiswa, LPMP Kalteng, PKBM Candra Kirana, IAIN Palangka Raya, Gerakan Literasi Kalteng, Sanggar Seni Padepokan Parei, Komunitas Payung Literasi, Taman Bacaan Laskar Pelangi, Vision Borneo, dan tamu undangan lainnya.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Kasubbag TU, Rebda Agus Prabowo mengatakan Pembinaan Penulisan Bahan Bacaan Literasi Berbahasa Daerah ini salah satu target kebijakan kantor Balai Bahasa agar bahan bacaan literasi berbahasa daerah, khususnya di Kalteng semakin diperkaya dan dikembangkan melalui berbagai cerita rakyat dan cerita pendek.

Dalam kegiatan Bintek ini menghadirkan para narasumber sesuai pada bidang ilmu dan keterampilannya seperti Rensi Sisilda dengan materi bahasa dalam Penulisan Cerita dan Bahasa dalam Penulisan Cerita.

Kemudian Nur Inayah Syar dengan materi Teknis Penulisan Cerita Anak dan Offeny Ibrahim dengan materi Penulisan Cerita Rakyat dalam Bahasa Daerah.

Antusiasme seluruh peserta begitu gigih mengikuti kegiatan dari hari pertama sampai hari kelima. Usai pemaparan materi oleh para narasumber, panitia meminta kepada seluruh peserta untuk melakukan praktik penulisan cerita rakyat yang dipandu dan dibimbing oleh para narasumber.

Menariknya cerita yang dibuat harus menggunakan bahasa Daerah Kalimantan Tengah. Cerita yang dibuat untuk jenjang PAUD dan SD kelas I—III. Hal ini menambah tantangan yang unik begi seluruh peserta.

“Tampaknya sederhana menulis cerita untuk anak usia dini, tapi tidak sesederhana saat dilakukan,” tutur salah satu peserta, Dapy Fajar Raharjo, Kamis (17/6/2021).

Sementara itu Kepala Balai Bahasa Kalteng, Valentina Lovina Tanate dalam sambutannya diacara penutupan berharap literasi perlu ditingkatkan guna menciptakan budaya literasi yang baik.

“Jadi harus dimulai dari keluarga, di sekolah, kantor, dunia usaha dan masyarakat luas, sehingga budaya literasi dapat tumbuh dan terlatih,” pesannya. (MC Isen Mulang/wln)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*