INFO
Pemko Palangka Raya Instruksikan Pemasangan Bendera Setengah Tiang Atas Wafatnya Reynout Sylvanus

Pemko Palangka Raya Instruksikan Pemasangan Bendera Setengah Tiang Atas Wafatnya Reynout Sylvanus

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wafatnya mantan Gubernur Kalteng ke tiga, Reynout Sylvanus, membuat duka mendalam dari semua elemen masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk di Kota Palangka Raya.

Pihak Pemerintah Kota Palangka Raya pun menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya, mantan gubernur Kalteng tersebut.

“Baru pagi tadi saya mendengar kabar wafatnya beliau, dan kami selaku Pemerintah Kota  Palangka Raya serta atas nama masyarakat di kota ini  tentu mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya,”ungkap Wakil Walikota Palangka Raya Hj. Umi Mastikah, Senin (25/2/2019).

Dikatakan Umi, mantan Gubernur Kalteng ke dua Reynout Sylvanus adalah salah satu orang yang berpengaruh di Kalteng, sebab pernah memimpin Kalteng dan memberikan banyak kemajuan  pembangunan di provinsi yang berjulukan Bumi Tambun Bungai tersebut.

“Pengabdian almarhum tanpa batas dan akan selalu terukir dalam setiap perjuangan pembangunan Kalteng, khususnya di Palangka Raya. Yakni menjaga Huma Betang rumah Pancasila bagi wilayah Kalimantan Tengah ini,”ujarnya.

Umi juga menambahkan, bahwa sosok almarhum Reynout Sylvanus adalah merupakan perintis pembangunan Kalimantan Tengah dan Palangka Raya pada khususnya. Sehingga almarhum mampu menjadi panutan melalui pemikiran dan langkah terbaik dalam kemajuan daerah.

Atas meninggalnya salah satu putera terbaik Kalimantan Tengah itu kata Umi, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menginstruksikan pemasangan bendera setengah tiang diseluruh OPD dan dinas di lingkup Pemko selama tiga hari.

“Kita instruksikan pengibaran bendera setengah tiang untuk mengenang beliau, mewakili pemerintah kota dan seluruh masyarakat Palangka Raya,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, mantan Gubernur Kalteng ke tiga Reynout Sylvanus, dikhabarkan  menghembuskan nafas terakhir Senin, 25 Februari 2019 pukul 06.31 WIB di rumah sakit Cikini Jakarta. Pria kelahiran Puruk Cahu, 17 April 1928 yang memasuki usia  90 tahun tersebut , semasa hidupnya dikenal berjasa dalam pengabdiannya berjuang membangun Kalteng. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*