INFO
Pemkot Adakan Kunjungan Kasih ke Yayasan Joint Adulam Ministry

Pemkot Adakan Kunjungan Kasih ke Yayasan Joint Adulam Ministry

MEDIA CENTER,  Palangka Raya –  Sebagai Wujud peduli dan kasih bagi sesama,  Panitia Paskah Pemkot Palangka Raya adakan kunjungan kasih dalam rangka rangkaian kegiatan paskah ASN dan PTT lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya, dengan memberikan bantuan sembako dan pakaian layak pakai bagi penghuni panti rehabilitasi gangguan jiwa Joint Adulam Ministry (JAM) yang terletak di Jl. Tjilik Riwut Km 18,5 Palangka Raya, Kamis ( 2/5/2015).
 
Yayasan ini mempunyai Visi ” melayani orang-orang yang terbuang dan terlupakan” dengan Misi ” membuka rumah tumpangan bagi mereka, melayani dan memulihkan mereka, dan mengembalikan mereka kepada keluarga. 
 
Seperti yang disampaikan bapak Charles M Hamun mantan Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya selaku pengelola Yayasan JAM yang dibantu isterinya ibu Martha serta anaknya Erick, bahwa panti rehabilitasi gangguan jiwa ini genap berusia 15 tahun pada tahun 2019 dan awal berdirinya yayasan ini pada mulanya berada di Jl. RTA Milono km, 2,5 sejak saat keluarga ini masih menyewa rumah dari tahun 2004. 
 
Pada tanggal 26 Desember 2006 Panti rehabilitasi gangguan jiwa ini pindah ke Jl. Tjilik Riwut Km, 18,5 kata Charles.  Penghuni panti awalnya berjumlah 462 orang dan sesuai dengan misi yang dijalankan, sudah banyak yang dikembalikan kepada keluarganya karena telah sembuh. Saat ini masih tersisa dalam perawatan berjumlah 16 orang  yang terdiri dari 9 perempuan dan 7 laki-laki.  
 
Dari 16 orang penghuni panti, saat ini kondisi mereka ada 1 orang selain sakit jiwa juga mengalami sakit lumpuh, 2 orang diletakan pada ruangan khusus karena kondisi sakit kejiwaannya cukup parah dan bisa membahayakan orang lain, 1 orang lanjut usia,  2 orang selain sakit jiwa tapi sakit juga secara fisik, sedangkan yang 10 orang lainnya tidak sakit secara fisik namun secara kejiwaan mereka sakit namun saat ini masih dalam proses penyembuhan dan pembinaan, jelasnya. 
 
Tentunya tidak mudah dalam mengelola Yayasan ini namun karena campur tangan Tuhan banyak mujizat Tuhan terjadi di panti rehabilitasi ini, banyak cara yang Tuhan sediakan berkatnya bagi mereka yang tinggal di panti ini, ungkap Charles. 
 
Untuk biaya operasional dan kebutuhan sehari-hari yayasan ini berasal dari swadaya, bantuan dari gereja, dan ada juga bantuan dari Kementerian Sosial untuk 30 orang selama 3 (tiga)  bulan dengan rincian Rp.6000,- perorang/per hari, kata Charles. 
 
Charles juga sampaikan bahwa Dari Pemerintah Provinsi Kalteng pada saat Gubernur di jabat oleh Teras Narang mendapatkan bantuan berupa pembangunan gedung ruang rehabilitasi, begitu juga dari Pemerintah Kota Palangka Raya juga memberikan bantuan fisik bangunan gedung saat Walikota di jabat oleh Tuah Pahoe.
 
Pada kesempatan ini Pdt. Paulus Martin memberikan pelayanan doa kesembuhan bagi penghuni panti rehabilitasi ini dan secara khusus bagi bapak Charles sekeluarga karena telah mendedikasikan hidup mereka untuk Tuhan dengan memberikan pelayanan bagi mereka yang terbuang dan terlupakan. ( MC. Isen Mulang/win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*