INFO
Penganugrahan BAZNAS Awards Penyerahan Bantuan Beasiswa

Penganugrahan BAZNAS Awards Penyerahan Bantuan Beasiswa

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kota Palangka Raya acara penganugerahan Baznas awards dan penyerahan bantuan beasiswa tidak mampu, pinjaman dana bergulir, bantuan untuk pengusaha mikro, serta beasiswa santri dari keluarga tidak mampu ke pondok Pesantren Darul Ilmi Banjarbaru, yang dilaksanakan pada 18/03/2019 di Rumah jabatan Walikota jalan Diponegoro  kota Palangka Raya.

Dalam sambutannya Ketua BAZNAS kota Palangka Raya H. Ramli A. Ghani mengatakan BAZNAS sudah melaksanakan sosialisasi kepada Muzakki (orang yang dikenai kewajiban membayar zakat) yang terdapat di lembaga Pemerintahan, BUMN, BUMD dan perseorangan agar dapat menyalurkan zakat profesinya.

Salah satu dalam program Palangka Raya bersahaja yaitu menyalurkan bantuan usaha kecil yang kurang mampu, bantuan orang terlantar, contoh lain bantuan yang nyata baru-baru ini pada musibah kebakaran di jalan Dr. Murjani dan Flamboyan bawah BASNAS memberikan bantuan sembako, pakaian dan bahkan tas dan sepatu anak-anak korban kebakaran.

Pemberian bantuan beasiswa target tahun 2019 sebanyak 500 siswa yang terbagi dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan Pondok Pesantren. Untuk tapah pertama dibagi kepada 210 siswa, masing-masing siswa SD/MI menerima Rp 500.000, SMP/MTs sebesar Rp 750.000 dan siswa SMA/MA sebesar Rp 1.000.000. Dalam kesempatan ini juga BAZNAS juga memberikan bantuan beaiswa ke Pesantren Darul Ilmi Banjarmasin yang masing-masing santri mendapat beasiswa Rp 11.000.000 secara penuh, untuk biaya pendidikan tahun pertama sampai tamat.

Sedangkan Walikota Palangka Raya Fairid Nafarin dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah kota Palangka Raya berkomitmen semua transaksi non tunai, sehingga nanti semua pemotongan untuk BAZNAS dibayar melalui transfer per bulan agar mempermudah laporannya.  Dan beliau berharap bahwa kegiatan BAZNAS ini benar-benar dapat membantu saudara-saudara yang memiliki keterbatasan di pendidikan , kesehatan dan lain-lainnya. Fairid Nafarin menyampaikan bahwa dalam membantu kita jangan menyebutkan bantuan orang yang mengalami kesusahan, karena apa yang kita ucapan itu bisa menjadi doa ungkap beliau. Lebih baik kita mengatakan bantuan untuk orang yang memerlukan perhatian. (MC. Isen Mulang/ BambangW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*