INFO
Penghitungan Suara Ditarget Clear Jam 12 Malam

Penghitungan Suara Ditarget Clear Jam 12 Malam

MEDIA CENTER,Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) KPU Kota Palangka Raya menggelar simulasi pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, di halaman Gedung  KPU kota Jalan Tangkasiang,Kamis (28/3/2019).

Simulasi tersebut dilakukan untuk mengetahui durasi waktu mulai dari pencoblosan/pemungutan suara hingga penghitungan suara dilakukan.

“Simulasi pemungutan suara yang kami gelar kali ini melibatkan 300 pemilih, dimulai sejak pukul 07.00 WIB sampai pemungutan suara selesai pukul 13.00 WIB, dan dilanjutkan dengan proses penghitungan suara,”ungkap Anggota KPU Kota Palangka Raya Devisi Teknis Penyelenggaraan, Dwi Swasono.

Menurutnya, dalam proses simulasi tersebut harus dilakukan secara alami atau berjalan sesuai  pelaksanaan hari pencoblosan (proses aslinya), sehingga akan mempermudah untuk mengevaluasi  dan mengantisipasi kendala atau kekurangan yang mungkin timbul pada hari pemilihan mendatang.

Dijelaskan, dari hasil simulasi maka untuk satu orang pemilih setidaknya membutuhkan waktu antara tiga sampai dengan empat menit untuk menyelesaikan hak suaranya di tempat pemungutan suara.

“Memang untuk proses pemungutan suara terhitung dari pukul 07.00 WIB sampai pukul pukul 13.00 WIB, diperkirakan dapat berjalan lancar. Namun untuk penghitungan suara maka penyelesaiannya akan berbeda atau bervariasi. Bisa selesai jam 10,11 bahkan jam 12 malam,”terang Dwi.

Untuk penghitungan suara inilah yang nantinya lanjut Dwi, harus dipelototi semua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara).

“Bila mengacu aturan KPU pusat maka proses pelaksanaan pemilu, mulai dari pemungutan suara hingga penghitungan suara ditargetkan selesai atau clear selambat-lambatnya jam 12 malam atau pukul 00.00 WIB. Nah, ini harus diperhatikan. Saat bimtek bagi KPPS akan kami sampaikan kembali,”tandasnya.

Ditambahkan Dwi, selain terkait proses pemungutan maupun penghitungan, maka yang penting juga untuk dicermati dalam kegiatan simulasi tersebut adalah bagaimana tata letak TPS,  ukuran TPS, serta posisi letak meja  maupun kursi dan penempatan logistik di TPS terutama yang berhubungan dalam proses hari pemungutan suara.

“Kami juga berharap agar pada hari pemungutan suara  tanggal 17 April 2019 mendatang,masyarakat  dapat menggunakan hak pilihnya  dengan baik, sehingga target 77,5 persen partisipasi akan tercapai,”pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*