TERKINI
Penguatan Posyandu Menuju Kota Palangka Raya Bebas Stanting

Penguatan Posyandu Menuju Kota Palangka Raya Bebas Stanting

MEDIA CENTER, Palangka Raya- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Avina Fairid Naparin Membuka Kegiatan Penguatan Posyandu Menuju Kota Palangka Raya Bebas Stanting bertempat di Aula Kecamatan Jekan Raya Jalan Mahir Mahar Kota Palangka Raya, Selasa (28/6/2022).

Turut hadir Camat Jekan Raya, Pengurus Tim Penggerak PKK Kota Palangka Raya, Ketua TP PKK Kecamatan Jekan Raya, Ketua TP PKK Kecamatan Sebangau, kader-kader posyandu se-Kecamatan Jekan Raya dan Kecamatan Sebangau serta para peserta kegiatan.

Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin dalam sambutannya mengatakan pencegahan dan penurunan angka stunting secara nasional masih menjadi salah satu agenda penting di bidang kesehatan. Berbagai sektor dilibatkan dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di seluruh provinsi di Indonesia.

Untuk wilayah Kota Palangka Raya, pada tahun 2021 angka stunting berdasarkan SSGI adalah 25,2 persen.

Dikatakan Avina, meskipun sudah di bawah angka stunting Provinsi Kalimantan Tengah, namun upaya pencegahan dan penurunan angka stunting tetap harus menjadi perhatian kita bersama.

Penguatan Posyandu Menuju Kota Palangka Raya Bebas Stanting

Posyandu telah menjadi kegiatan yang sangat penting terutama untuk memotret kondisi Kesehatan di masyarakat, sejauh mana derajat kesehatan masyarakat sudah tercapai dan apa saja upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kesehatan masyarakat.

Dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting, peran para kader posyandu sangat strategis karena para kader posyandu langsung dapat melihat kondisi balita setiap bulannya. Deteksi dini stunting melalui pemantauan pengukuran tinggi dan berat badan, serta tumbuh kembang balita setiap bulannya dapat mengetahui lebih awal potensi balita stunting sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih dini,” terangnya.

Diharapkan dengan kegiatan ini, kader posyandu dapat menyegarkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam melaksanakan kegiatan posyandu, terutama deteksi dini stunting. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kader posyandu dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya Ibu, bayi dan balita,” pungkasnya. ( MC Isen Mulang/Fauji/wspd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*