INFO
Penguatan Produk Lokal Melalui Palangka Raya Fair

Penguatan Produk Lokal Melalui Palangka Raya Fair

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Palangka Raya Fair ke-XI tahun 2019 kini sedang berlangsung. Kegiatan yang mengambil tempat di lapangan Sanaman Mantikei Palangka Raya tersebut, merupakan even tahunan yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya.

Even Palangka Raya Fair ditahun ini diharapkan mampu menjadi penguatan smart ekonomi dalam upaya  mendongkrak daya saing  wirausaha millennial.

Terkait even ini, anggota DPRD Palanga Raya, Wahid Yusuf  mengajak pelaku usaha ekonomi produktif terutama UMKM maupun pemerintah kota untuk benar-benar memanfaatkan tahunan itu sebagai ajang untuk memperkenalkan potensi dan keunggulan produk usaha kecil menengah yang ada di kota Palangka Raya.

“Produk usaha kecil kita tak kalah dari produk daerah lain. Nah, selama ini kelemahannya hanya terletak pada kurangnya promosi dan pemasaran,” ungkapnya, Senin (26/5/2019).

Dilanjutkan Wahid, kerajinan tangan, seperti souvenir, ukir-ukiran maupun anyaman rotan ataupun hasil produk dari getah nyatu termasuk juga makananan dan minuman, semuanya telah dihasilkan secara beragam oleh produksi rumah tangga ataupun UMKM.

Namun kata dia, lagi-lagi produk bernilai lokal yang dihasilkan penggiat usaha ekonomi kerakyatan dari usaha kecil menengah tersebut, kerap terkendala dalam promosi dan pemasaran.

“Maka itu saya katakan, even seperti Palangka Raya Fair ini, harus betul-betul menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan produk usaha lokal maupun UMKM yang ada di Kota Cantik,” cetusnya.

Wahid mengaku menyayangkan, apabila even Palangka Raya Fair tersebut belum dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan dunia usaha kecil lokal.

“Masyarakat ataupun tamu dari luar tentunya bisa melihat betapa beragamnya produk dari usaha kecil di Palangka Raya yang telah dihasilkan. Maka disnilah peran even ini membantu mempromosikan dan memasarkan,” ujarnya.

Bagusnya lagi tambah Wahid, melalui even ini berhasil mengundang daya tarik para pemilik modal besar untuk berinvestasi dalam membantu pengembangan sebuah produk usaha kecil.

“Intinya bagaimana mendorong investor ataupun perbankan mau membantu dalam pengembangan potensi produk unggulan yang dihasilkan oleh pelaku usaha kecil atau UMKM,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*